Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Syarat DPRD Kepada Transjakarta Sebelum Naikkan Tarif
Poles Dulu Kualitas Pelayanan Biar Top
Sabtu, 1 November 2025 06:25 WIB
Sebelumnya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, Pemprov DKI akan melakukan penyesuaian tarif Transjakarta dalam waktu dekat. Kebijakan ini diambil, karena beban subsidi yang ditanggung Pemprov terlalu besar.
“Tarif yang lama, kami mensubsidi per tiket Rp 9.700. Terlalu berat kalau terus-menerus seperti itu. Apalagi, Dana Bagi Hasil dari Pemerintah Pusat, dipotong,” kata Pram.
Pram menyampaikan, saat ini pihaknya masih memfinalisasi besaran penyesuaian tarif yang akan diberlakukan. Dia menekankan, keputusan tarif akan mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat. “Saya mendengar, rata-rata mereka mengusulkan di media saya, antara Rp 5.000 sampai Rp 7.000,” jelasnya.
Baca juga : Kasus Dugaan Korupsi PDNS, Mantan Dirjen Aptika Kominfo Bakal Disidang
Meski akan ada penyesuaian tarif, Pram menegaskan, kebijakan tersebut tidak akan memberatkan kelompok masyarakat yang membutuhkan. “Karena, 15 golongan tetap gratis. Mereka tetap kami proteksi,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, Pram akan mengumumkan besaran tarif resmi, setelah seluruh kajian dan koordinasi rampung. “Kami akan memutuskan sesuai kemampuan masyarakat,” ucapnya.
Untuk meningkatkan layanan, Pram menyebut, sistem pembayaran transportasi publik perlu ditingkatkan agar sebanding dengan kota-kota besar di dunia yang memiliki sistem tap cepat dan responsif. Karena itu, dia minta agar mesin tap kartu Transjakarta dapat bekerja lebih cepat dan efisien.
Baca juga : Tottenham Hotspur Vs Chelsea, Derbi London Bakal Dramatis
Pram mengaku merasakan langsung lambatnya proses tap kartu saat menggunakan layanan Transjakarta. “Saya juga mengeluhkan hal yang sama. Taping-nya seringkali tidak berjalan dengan baik,” ungkap Pram di Balai Kota Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Selain Transjakarta, dia juga menyoroti sistem taping Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang masih perlu ditingkatkan. Pram minta agar seluruh moda transportasi terintegrasi di Jakarta, memiliki sistem pembayaran yang andal dan cepat.
Pram berharap, sistem pembayaran transportasi publik di Jakarta, bisa meniru kota-kota besar dunia yang memiliki sistem tap cepat. “Sambil lari saja, bisa nge-tap,” tandasnya. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya