Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemukiman Di Sekitar Kali Rutin Kebanjiran
Normalisasi Ciliwung Tak Bisa Ditunda Lagi
Jumat, 12 Desember 2025 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kawasan pemukiman di sekitar Kali Ciliwung kembali kebanjiran. Program normalisasi kali itu diharapkan berjalan 2026 sehingga bisa mengakhiri musibah yang rutin terjadi setiap musim hujan di lokasi tersebut.
Banjir masih menghantui warga di sekitar aliran Kali Ciliwung. Minggu (7/12/2025), sebanyak 15 Rukun Tetangga (RT) kebanjiran akibat air Kali Ciliwung meluap.
Peristiwa ini jadi perhatian serius Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta August Hamonangan. August meminta agar normalisasi Kali Ciliwung segera di lakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tahun depan.
“Banjir di sekitaran Kali Ciliwung seperti tidak berkesudahan. Lagi-lagi air meluap ketika hujan deras, dan warga kembali menjadi korban. Mau sampai kapan kita begini?” sesal Anggota Komisi C DPRD DKI ini, Selasa (9/12/2025).
Baca juga : Diruntuhkan City, Madrid Dicemooh Fans
Karena itu, dia mendorong Pemprov melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA), untuk segera mengambil langkah konkret. “Salah satunya, normalisasi sudah tidak bisa ditunda lagi, agar air bisa berjalan lancar dan tidak meluap ke wilayah permukiman di sekitarnya,” tegasnya.
Menurutnya, dalam Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2026, Pemprov DKI menganggarkan Rp 319 miliar untuk keperluan pengadaan tanah normalisasi kali. “Besar harapan, anggaran tersebut bisa terealisasi dengan baik, sehingga infrastruktur dapat terbangun untuk melindungi warga dari air yang meluap,” sambungnya.
August berjanji akan mengawasi pelaksanaan program ini. “Jangan sampai ada kebocoran dan jangan sampai pemakaiannya tidak efisien. Warga Jakarta sudah semakin lelah dengan banjir dan menuntut solusi yang konkret,” pungkasnya.
Pemprov DKI Jakarta berencana menyelesaikan proses pembebasan lahan di wilayah Cawang dan Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pembebasan lahan dibutuhkan untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di sepanjang bantaran Kali Ciliwung.
Baca juga : Trimedya Berharap Gulat Harumkan Nama Bangsa
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan, saat ini pembebasan lahan dan pembangunan sheetpile di aliran Kali Ciliwung belum tuntas. “Sesuai arahan Gubernur, tahun ini pembebasan lahan di Cawang dan Cililitan akan diselesaikan Dinas SDA DKI,” kata Munjirin, Senin (8/12/2025).
Munjirin menjelaskan, jika wilayah Cawang dan Cililitan selesai dibebaskan, proses pembebasan lahan selanjutnya bakal menyasar ke Bidara Cina, Kampung Melayu dan Kebon Manggis.
Menurutnya, saat ini progres pembebasan lahan di Cawang dan Cililitan sedang dalam proses pemberkasan. “Ditargetkan rampung tahun ini,” ujarnya.
Lurah Cililitan Sukarya menyampaikan, ada sekitar 25 bidang lahan di RW 06 dan 16 yang akan dibebaskan tahun ini. Sampai kini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Timur sedang melakukan penelitian berkas.
Baca juga : Siapapun Boleh Donasi, Izin Diurus Belakangan
Lurah Cawang Gia Junian Putranto menambahkan, saat ini lahan di RW 03 masih proses pemberkasan di Dinas SDA DKI Jakarta. Tercatat ada 37 bidang yang akan dibebaskan di RW tersebut. “Fokus di RW 03 untuk tahun ini. Sedangkan RW 05 dan 08 menyusul,” ucapnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya