Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemprov DKI Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Munculnya Kasus Super Flu
Selasa, 6 Januari 2026 16:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan langkah antisipasi terkait isu merebaknya super flu.
Ia menyebutkan telah memberikan arahan langsung kepada Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mempersiapkan langkah pencegahan meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus di wilayah Jakarta.
Baca juga : Pemprov DKI Targetkan Pembangunan Sistem Tata Air Fatmawati Kelar Desember 2026
“Yang berkaitan dengan super flu, saya secara khusus sudah meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan, Bu Ani, untuk mempersiapkan itu," ujar Pramono di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026).
Pramono menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya hingga saat ini, belum ada temuan kasus super flu di Jakarta. Lebih lanjut, Gubernur DKI Jakarta tersebut menekankan bahwa tidak boleh lengah meskipun belum ada laporan kasus.
Baca juga : Pemprov DKI Tidak Sediakan Kantong Parkir Pada Perayaan Tahun Baru 2026
"Kemarin saya juga sudah berkomunikasi dengan Bapak Menteri Kesehatan, sehingga dengan demikian Jakarta untuk mengantisipasi itu sudah kami lakukan. Karena memang secara khusus saya sudah memanggil Ibu Dinas Kesehatan untuk hal yang berkaitan dengan super flu itu," tutup Pramono.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan super flu merupakan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang disebabkan oleh virus Influenza Tipe A H3N2 Subclade K.
Baca juga : Menkop Tekankan Peran BA Jadi Ujung Tombak Suksesnya Program Kopdes Merah Putih
“Disebut “super flu” karena penyebarannya yang reltif lebih cepat. Virus ini mulai meningkat aktivitas penularannya sejak Agustus 2025 di seluruh dunia,” ujar Ani dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya