Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Uji Coba Satu Arah Di Jalan Salemba Kurangi Macet
Bajaj Merasa Jalan Lebih Lega, Ojol Masih Adaptasi
Kamis, 15 Januari 2026 06:25 WIB
Sebelumnya
Namun, pendapat berbeda disampaikan Rudi (52), warga Salemba, yang merasa kebijakan tersebut justru menyulitkan. “Saya tidak setuju dengan adanya one way atau satu arah ini, karena merepotkan, harus putar balik lebih jauh, padahal tinggal lurus saja,” ujar Rudi.
Rudi berharap, penerapan sistem satu arah tidak dilakukan sepanjang hari. Hal senada disampaikan Dedi (50), seorang pengemudi ojek online yang sehari-hari mencari penumpang di kawasan Salemba Tengah.
“Tidak setuju dengan adanya one way ini. Untuk menjemput penumpang, jadi harus berputar jauh keluar Paseban Raya, jadi sering dibatalkan pesanannya oleh penumpang karena buruburu ingin ke kantor,” kata Dedi.
Baca juga : Semenyo Menggila, MU Kian Merana
Meski awalnya merasa kebingungan, Dedi mengaku mulai beradaptasi dengan kebijakan tersebut. “Tapi, sejauh ini sudah mulai terbiasa, dan sering kali saya memilih jalan lain atau mengambil orderan yang dekat dengan lokasi saya saja,” lanjutnya.
Hingga pertengahan masa uji coba, suasana di Jalan Salemba Tengah masih diwarnai penyesuaian. Di satu sisi, arus lalu lintas tampak lebih tertata. Di sisi lain, keluhan warga dan pengguna jalan masih terdengar.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, uji coba one way mulai diberlakukan pada Selasa, 6 Januari 2026, hingga Selasa, 20 Januari 2026.
Baca juga : Lolos Semifinal, Janice Menyala Di Ganda Putri
“Lalu lintas pada Jalan Salemba Tengah yang semula dua arah, diubah menjadi satu arah, yaitu hanya untuk arus lalu lintas dari Jalan Salemba Raya menuju Jalan Percetakan Negara/Jalan Paseban Raya/Jalan Pramuka Jati,” kata Syafrin dalam keterangan resminya, Senin (5/1/2026).
Sementara itu, bagi pengendara yang hendak menuju Jalan Salemba Raya dari arah Jalan Pramuka Jati atau Jalan Percetakan Negara, disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Paseban Raya.
Rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat mengurangi titiktitik kepadatan di kawasan Salemba. “Kepada para pengguna jalan, agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan,” imbau Syafrin. [RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya