Dark/Light Mode

Di Lahan Setneg, Pemprov DKI Belum Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan

Kamis, 15 Januari 2026 17:19 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. (Foto: Zahra/RM)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan alasan tiang monorel mangkrak di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, hingga kini belum dibongkar. 

Menurut Rano, tiang-tiang tersebut berdiri di atas lahan yang menjadi kewenangan Sekretariat Negara (Setneg), sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum bisa mengambil keputusan sepihak terkait pembongkaran maupun pemanfaatannya.

“Untuk Senayan, Senayan yang saya ingat, yang saya tau itu adalah wewenang Setneg," ujar Rano saat ditemui di wilayah Jakarta Timur, Kamis (15/1/2026).

Rano bahkan menyinggung pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yang merasa bersalah setiap melintasi kawasan tersebut karena proyek monorel tak kunjung selesai.

Baca juga : Bongkar Tiang Monorel Mangkrak, Pramono Serius Benahi Infrastruktur Jakarta

"Yang kemarin kita juga sudah 21 tahun teman-teman udah mendengar dari Bang Yos sendiri, setiap dia lewat Rasuna Said dia merasa berdosa karena gak kelar-kelar," katanya. 

Menurut Rano, proyek tersebut terbengkalai, Pemprov DKI Jakarta harus mengambil keputusan tegas. Oleh karena itu, pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said dilakukan demi penataan kota.

“Karena artinya setelah 21 tahun ya Jakarta harus memutuskan, karena itu harus kita istilahnya kita tebanglah bahasanya," ujar Rano. 

Ia juga menyoroti keberadaan tiang monorel di sekitar pintu belakang Gedung DPR yang dinilai mengganggu. Rano berharap, tiang-tiang tersebut dapat segera dibongkar setelah ada kesepakatan dengan pihak terkait.

Baca juga : Bang Yos Lega Tiang Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar

"Kalau kita lihat pintu belakang DPR tiang-tiang yang juga mengganggu nah mungkin itu yang bisa kita juga minta untuk segera di, ya istilahnya ditebang lah," tutup Rano. 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tidak seluruh tiang monorel peninggalan proyek mangkrak akan dibongkar. Sebagian tiang monorel di kawasan Senayan diputuskan untuk tetap dipertahankan dan dialihfungsikan sebagai media reklame.

“Jadi yang sekarang ini yang kita prioritaskan yang ada di tempat ini. Mudah-mudahan September selesai," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri peninjauan pemotongan tiang monorel di Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Sebagian tiang monorel di kawasan Senayan diputuskan untuk tetap dipertahankan dan dialihfungsikan sebagai media reklame.

Baca juga : Pembongkaran Tiang Monorel Dilakukan Malam, Biar Nggak Perparah Macet

"Tetapi beberapa akan kami sisakan untuk apa, videotron dan sebagainya untuk reklame. Jadi harus dimanfaatkan,” kata Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.