Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kerahkan 600-an Pompa Banjir, Jakarta Merendam 45 RT & Jalur Ke Bandara
Senin, 19 Januari 2026 07:32 WIB
Sebelumnya
Tak hanya akses jalan ke Bandara, Banjir juga mengganggu Rute TransJakarta. Mulai dari rute perjalanan diperpendek, hingga penghentian sementara sejumlah operasional perjalanan.
“TransJakarta mengimbau pelanggan menyesuaikan kembali jadwal dan rute perjalanan. Pantau kondisi layanan terkini secara real-time melalui aplikasi TJ,” ujar Kepala Humas dan CSR PT TransJakarta Ayu Wardhani dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/1/2026).
Tak hanya TransJakarta, banjir menggenangi sejumlah jalur rel kereta di Jakarta. Operasional pun terhambat. Hingga Minggu (18/1/2026) sore, layanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Jakarta Kota–Tanjung Priok masih dibatalkan atau dihentikan sementara.
Direktur Operasi dan Pemasaran PT KAI (Persero) Heri Siswanto mengatakan, pembatalan dilakukan demi menjaga keselamatan perjalanan kereta dan penumpang.
Baca juga : Gerindra Sumut Perkuat Layanan Ke Masyarakat
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sebagai operator KRL juga masih memberlakukan rekayasa perjalanan di lintasan tertentu yang terdampak banjir. Seperti KRL lintas Cikarang-Bekasi. Kereta yang melalui Stasiun Manggarai dikembalikan hingga Stasiun Angke.
Sedangkan yang lewat Pasar Senen hanya sampai Stasiun Kemayoran. Sedangkan KRL rute Bogor-Jakarta Kota, operasional sudah kembali normal. Sebelumnya, lintasan tersebut sempat mengalami rekayasa hingga pukul 10.00 WIB.
PT KAI mencatat banjir juga berdampak pada pembatalan, penundaan, hingga pengalihan rute sejumlah perjalanan kereta di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang.
Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengerahkan total 612 unit pompa stasioner dan 590 unit pompa mobile untuk mengurangi banjir yang melanda sejumlah titik wilayah di Ibu Kota.
Baca juga : Emirsyah Ajukan PK, Kejagung Siap Hadapi
Sekretaris Dinas SDA Jakarta Nugraharyadi, merinci bahwa 612 unit pompa stasioner tersebut tersebar di 211 lokasi di lima wilayah kota administrasi. Selain mengerahkan ratusan pompa, Dinas SDA DKI juga menempatkan personel Satuan Tugas (Satgas) atau Pasukan Biru di lokasi banjir.
“Kami kerahkan Satgas Pasukan Biru ke lokasi-lokasi terdampak genangan untuk optimalisasi drainase serta pengoperasian infrastruktur dan pompa pengendali banjir,” ungkapnya.
Sebagai wilayah yang paling parah, Pemerintah Kota Jakarta Utara mengoptimalkan seluruh pompa untuk menyedot banjir.
“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), TNI, Polri, serta pengelola kawasan Ancol agar dikerahkan seluruh pompa,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, Minggu (18/1/2025).
Baca juga : Pertamina NRE Gandeng Perusahaan Energi China
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Ancol yang memiliki pompa internal, termasuk melakukan pembukaan pintu air Marina agar aliran air sungai bisa segera dialirkan ke laut. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya