Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Peresmian Taman Kelinci Roci Jadi Ajang Curhat Warga
Pramono Dengarkan Keluhan Bau Sampah Di RDF Rorotan
Minggu, 1 Februari 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Acara peresmian Taman Kelinci Roci di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (30/1/2026), berubah menjadi ajang curhat warga yang meminta tempat pengolahan sampah bernama Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, ditutup.
Begini ceritanya, saat Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Pramono Anung menyampaikan keterangan pers, seorang perempuan tiba-tiba menyampaikan protes ihwal bau yang diduga berasal dari RDF Plant Rorotan.
"Kemarin, baunya masih sangat terasa. Saya setiap hari lewat situ, Pak," kata wanita itu kepada Pramono.
Pramono merespons keluhan tersebut. Dia memahami kondisi yang dialami warga, dan tidak menutup mata terhadap dampak RDF Plant Rorotan. “Saya tahu itu," jawab mantan anggota DPR ini.
Baca juga : Tottenham Hotspur Vs Manchester City, Cobaan Melawan Kutukan
Warga juga mengeluhkan biaya pengobatan yang harus ditanggung secara mandiri akibat dampak lingkungan tersebut. "Biayanya kita bayar sendiri Pak," tuturnya.
Menanggapi hal itu, Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada prinsipnya dapat bertanggung jawab, apabila ada biaya yang harus dikeluarkan warga.
"Tapi, kami tidak mau sakit, Pak. Kenapa kami harus sakit, kalau bisa dicegah," ucap wanita itu sembari menangis.
Pramono pun melihat dan mendengar isak tangis wanita itu, sembari berkata, "Baik, baik, baik."
Baca juga : Thailand Masters 2026, Indonesia Kunci Gelar Juara Ganda Putra
Perempuan ini kemudian bertanya kepada Pramono, apakah mengingat dirinya.
"Saya ingat. Saya kan sudah dua kali bertemu warga. Saya bersedia mendengarkan keluhan warga," jawab Pramono.
Wanita itu lantas meminta Pramono menutup RDF Plant Rorotan.
“Saya tidak mau hidup kayak gini, Pak. Saya berjuang setengah mati untuk tinggal di sini, dengan biaya cicilannya," ucap wanita itu sembari terus menangis.
Baca juga : Ketua OJK Mundur untuk Pulihkan Pasar
Mendengar itu, Pramono mengatakan, RDF Rorotan dibangun sebelum masa kepemimpinannya, dan memiliki nilai investasi yang besar, sehingga penutupan bukanlah pilihan yang mudah.
“Kalau saya tutup, problemnya akan lebih rumit lagi," ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya