Dark/Light Mode

Jelang Ramadan Dan Idul Fitri, Pasar Jaya Gelar 500 Kali Pasar Murah

Kamis, 12 Februari 2026 11:49 WIB
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan saat Balkoters Talk bertajuk Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2/2026). Foto: Dede Iswadi Idris/RM
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan saat Balkoters Talk bertajuk Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2/2026). Foto: Dede Iswadi Idris/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Perumda Pasar Jaya memastikan kesiapan stok pangan dan menggandakan pelaksanaan pasar/bazar murah menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menyebut langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu daya beli masyarakat.

Agus mengatakan, pelaksanaan pasar murah tahun ini ditingkatkan dua kali lipat dibanding tahun lalu. Jika pada 2025 kegiatan pasar murah digelar sekitar 250 kali, pada 2026 jumlahnya ditargetkan mendekati 500 kali.

"Ini bagian dari upaya kami menjaga stabilitas pasokan dan harga selama Ramadan," kata Agus dalam Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga Pangan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026' di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Baca juga : Stok Aneka Cabai Di Jabar Aman Jelang Ramadan Dan Idul Fitri

Agus menjelaskan, bazar murah telah digelar sepanjang Februari di seluruh kelurahan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, serta di 116 gerai Pasar Jaya. Selain itu, bazar besar juga akan kembali digelar di Balai Kota pada pekan kedua Ramadan, bersinergi dengan PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) dan Perumda Dharma Jaya.

Untuk meringankan beban belanja warga, Pasar Jaya juga menyiapkan paket sembako dan paket Lebaran dengan harga mulai Rp 100.000 hingga Rp 300.000. Paket tersebut disediakan di gerai-gerai Pasar Jaya sebagai alternatif belanja hemat menjelang Lebaran.

"Kami siapkan paket sembako dan paket hari raya dengan harga terjangkau agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih ringan," imbuhnya.

Dari sisi pasokan, Agus memastikan stok pangan dalam kondisi aman. Sejak 9 Februari 2026, stok beras di gerai Pasar Jaya tercatat mencapai 331 ton, meningkat dari paparan sebelumnya sebesar 261 ton.

Baca juga : Jelang Ramadan, Wamendag Cek Harga Sembako Dan Bersihkan Pasar Cisalak

Selain itu, tersedia gula pasir sebanyak 84,3 ton dan minyak goreng hampir 209 ton. Di tingkat pedagang pasar yang berada di bawah pengelolaan Pasar Jaya, stok beras tercatat sekitar 186 ton, dengan tambahan beras SPHP sekitar 10,1 ton.

Agus menegaskan, secara umum harga komoditas pangan masih terkendali. "Prinsipnya harga relatif stabil. Memang ada fluktuasi pada cabai merah, tetapi komoditas lainnya masih dalam kondisi terkendali," jelasnya.

Tak hanya di daratan Jakarta, Pasar Jaya juga meningkatkan distribusi pangan ke Kepulauan Seribu. Jika sebelumnya pengiriman dilakukan dua kali dalam sebulan, kini distribusi ditingkatkan hampir setiap minggu guna memastikan ketersediaan stok tetap terjaga.

"Kami tingkatkan frekuensi pengiriman ke Kepulauan Seribu menjadi hampir setiap minggu, sesuai arahan pimpinan daerah, agar pasokan pangan di wilayah kepulauan tetap aman selama Ramadan," tutur Agus.

Baca juga : Jelang Ramadan, Haadiya Syari Ramaikan Industri Fashion Tanah Air

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok, mengatakan secara umum kondisi kebutuhan dan ketersediaan pangan strategis Jakarta dalam keadaan cukup.

Namun, peningkatan konsumsi saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) menuntut optimalisasi peran Pasar Jaya dalam memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap terkendali.

"Menjelang Ramadan dan Idul Fitri memang terjadi kenaikan kebutuhan pada sejumlah komoditas seperti telur ayam, daging sapi, bawang putih, dan cabe rawit. Memasuki Idul Fitri, daging ayam juga meningkat signifikan. Karena itu, peran Pasar Jaya dalam menjaga distribusi di pasar-pasar menjadi sangat penting," katanya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.