Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Usulan Dewan Ke Pemerintah Provinsi DKI
Benahi Total Pengelolaan Sampah Di RDF Rorotan
Selasa, 3 Maret 2026 06:25 WIB
Sebelumnya
Menjawab masyarakat terkait bau, pencemaran, dan dampak lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI menjalankan RDF Plant Rorotan secara bertahap, dengan pengawasan ketat sejak proses pengangkutan hingga pengolahan sampah.
“Kami memahami kekhawatiran warga. Karena itu, opera sional RDF Rorotan tidak langsung dijalankan pada kapasitas maksimal 2.500 ton per hari,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Asep Kuswanto, Senin (2/2/2026).
Menurut Asep, Dinas LH DKI mengolah sampah di RDF Plant Rorotan mulai dari 200 ton per hari, kemudian naik menjadi 400 ton, 600 ton, dan secara bertahap menuju kapasitas 1.000 ton per hari, sesuai arahan Gubernur.
Baca juga : Arsenal Jadi Corner FC
Asep menjelaskan, saat ini RDF Plant Rorotan masih beroperasi secara terbatas, dengan jadwal lima hari kerja dalam sepekan, dan dua shift operasional per hari.
“Hari Sabtu dan Minggu dimanfaatkan khusus untuk membersihkan, dan menata area operasional RDF Plant Rorotan,” ucapnya.
Asep menegaskan, pengiriman sampah ke RDF Plant Rorotan kini hanya menggunakan truk compactor tertutup hasil pengadaan tahun 2024 dan 2025. “Tak ada lagi kendaraan terbuka yang masuk ke RDF Plant Rorotan,” tandasnya.
Baca juga : Ducati Gagal Total, Bagnaia Syok Berat
Sebagai informasi, truk compactor tertutup, dirancang untuk mencegah bau dan ceceran air lindi di sepanjang jalur pengangkutan sampah.
Untuk memastikan kepatuhan terhadap SOP, Dinas LH DKI juga mengoperasikan pos pantau di dua titik akses utama menuju RDF Plant Rorotan, masingmasing dari arah Jakarta Utara dan Jakarta Timur.
Kendaraan yang tidak memenuhi SOP, dihentikan dan diminta kembali ke lokasi asal. “Selama empat pekan terakhir, tak ada keluhan masyarakat terkait ceceran air lindi di sepanjang rute menuju RDF Plant Rorotan,” jelas Asep.
Baca juga : Galang Kekuatan, Hentikan Perang AS-Israel Vs Iran!
Asep menegaskan, penguatan teknologi dan pengendalian lingkungan, merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang modern, aman, dan bertanggung jawab bagi Jakarta.
“Fasilitas ini dibangun agar Jakarta tidak mengalami krisis pengelolaan sampah seperti beberapa daerah,” tandas Asep.
Sebelumnya, terdengar protes warga mengenai RDF Plant Rorotan. Misalnya, saat Rakyat Merdeka meliput acara peresmian Taman Kelinci Roci di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (30/1/2026), tiba-tiba seorang perempuan menangis. Wanita ini memprotes bau di lingkungan rumahnya setelah ada RDF Plant Rorotan. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya