Dark/Light Mode

Pramono Tinjau Pasar Murah di Pulau Pramuka, Paket Sembako Rp 50 Ribu

Jumat, 13 Maret 2026 14:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau r program pasar murah di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau r program pasar murah di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar program pasar murah di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut untuk memastikan program berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Baca juga : Tambang Emas Pani Mulai Produksi, Merdeka Gold Targetkan 115 Ribu Ons

“Tadi kami meninjau pelaksanaan pasar murah. Ada paket 1.000 paket murah. Kenapa kami lakukan? Karena ini dalam rangka menyambut Idul Fitri,” ujar Pramono saat dijumpai di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (13/3/2026). 

Dalam program pasar murah tersebut, pemerintah menyediakan sekitar 1.000 paket sembako untuk masyarakat setempat. Setiap paket sebenarnya bernilai Rp100.000, namun warga hanya perlu membayar Rp50.000 untuk mendapatkannya. 

Baca juga : Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi 72 Sekolah di Pidie Jaya Senilai Rp 86,7 M

Paket sembako yang disediakan dalam kegiatan ini berisi berbagai kebutuhan pokok yang biasa digunakan masyarakat sehari-hari. Komoditas tersebut antara lain beras, minyak goreng, serta bahan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan.

“Saya meyakini bahwa program yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta, bekerja sama dengan BUMD, untuk memberikan paket, meninjau pelaksanaan paket pasar murah ini sangat efektif,” kata Pramono.

Baca juga : Tugu Insurance Hadirkan Asuransi t Mudik, Premi Mulai Rp 15 Ribu

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). 

Ia juga menambahkan bahwa kenaikan harga pangan biasanya terjadi setiap menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pola tersebut hampir selalu berulang setiap tahun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.