Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Syarat Dewan Dukung Perluasan CFD
PKL Tertata Dan Fasilitas Dasar Pengunjung Tersedia
Selasa, 12 Mei 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas lokasi pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) hingga ke ruas Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Syaratnya: berbagai masalah klasik yang banyak dikeluhkan masyarakat seperti ketersediaan toilet, tidak terjadi lagi di ruas Rusuna Said.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Kevin Wu memberi catatan terkait rencana Gubernur DKI Pramono Anung memperluas pelaksanaan CFD ke Jalan Rasuna Said.
Menurut Kevin, perluasan CFD di Rasuna Said merupakan langkah yang tepat. Karena, kawasan tersebut menjadi salah satu representasi wajah Jakarta modern.
“Ada pusat diplomasi, bisnis, transportasi, perkantoran, ruang gaya hidup, dan aktivitas warga,” kata Kevin, Sabtu (9/5/2026).
Dia menambahkan, kawasan Rasuna Said memang layak dijadikan etalase Jakarta menuju kota global. Namun, dia mengingatkan, agar kebijakan tersebut tidak berhenti sebatas seremoni tahunan.
Baca juga : Madrid Saksi Barca Berpesta
“Kota global tidak boleh hanya menjadi slogan panggung. Jangan sampai Rasuna Said dibuat cantik satu hari untuk seremoni, tapi setelah itu warga tetap menghadapi masalah lama,” ujarnya.
Kevin menyoroti sejumlah persoalan klasik yang hingga kini masih dikeluhkan masyarakat. Mulai dari kemacetan, parkir liar, trotoar yang tidak nyaman, pedagang kaki lima (PKL) yang belum tertata, hingga integrasi transportasi publik yang dinilai belum optimal.
“Kalau CFD Rasuna Said hanya menjadi proyek pencitraan sesaat, warga akan cepat membaca. Tapi kalau dikelola serius, konsisten, dan berbasis kebutuhan warga tersedia, ini bisa menja di standar baru ruang publik Jakarta,” katanya.
Dia juga mengingatkan, dukungannya terhadap rencana tersebut bukanlah “cek kosong”. Pemprov DKI, kata Kevin, harus menyiapkan berbagai aspek teknis secara matang sebelum pelaksanaan.
Mulai dari kajian lalu lintas, pengaturan transportasi umum, titik parkir resmi, pengendalian PKL, sistem kebersihan, toilet umum, posko kesehatan, pengamanan, hingga akses ramah penyandang disabilitas. “Fasilitas untuk lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas juga harus dipastikan tersedia,” ucapnya.
Baca juga : Didukung Presiden FIA, BYD Beri Sinyal Masuk F1
Kevin turut mendorong koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan efektif. Karena, keberhasilan CFD di Rasuna Said sangat bergantung pada sinergi antarinstansi.
“Komisi A akan mendorong agar koordinasi antarperangkat daerah tidak sekadar formalitas rapat. Harus jelas siapa melakukan apa, siapa bertanggung jawab apa, dan bagaimana evaluasinya,” ujar Kevin.
Dia menyebut sejumlah instansi yang harus bergerak dalam satu komando kerja. Di antaranya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) hingga aparat kewilayahan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Pramono Anung mengungkapkan, Pemprov DKI tengah menyiapkan Jalan Rasuna Said sebagai lokasi tambahan CFD. “Seperti Sudirman-Thamrin,” tandas Pram di Balai Kota Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Selain menambah lokasi, Pemprov DKI juga berencana memajukan jam operasional CFD mulai 1 Juni 2026. “CFD Sudirman-Thamrin direncanakan mulai pukul 5.00 atau 5.30,” kata Pram.
Baca juga : Harga Pangan Melejit, Rakyat Iran Menjerit
Menurut dia, perubahan jam tersebut dilakukan seiring hampir rampungnya revitalisasi kawasan Rasuna Said. Pemprov menargetkan seluruh pembenahan kawasan selesai pada Juni 2026.
“Dengan begitu, warga Jakarta punya lebih banyak pilihan lokasi Car Free Day, tidak hanya di Sudirman-Thamrin, tapi juga Rasuna Said,” tandasnya. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya