Dark/Light Mode

Air Lebih Jernih & Makin Hemat, Warga Condet Bersyukur Nikmati Layanan PAM Jaya

Kamis, 11 Juni 2026 11:42 WIB
Foto: Dok. PAM Jaya
Foto: Dok. PAM Jaya

RM.id  Rakyat Merdeka - Aktivitas pembangunan jaringan air minum perpipaan di kawasan Condet, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga. Mulai dari penyempitan jalan, kemacetan hingga debu akibat pekerjaan galian harus dihadapi masyarakat setiap hari. Namun, kesabaran warga kini mulai berbuah manis.

Air minum perpipaan PAM Jaya telah mengalir ke sejumlah pemukiman di Condet dan memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat.

Program pembangunan jaringan perpipaan tersebut merupakan bagian dari upaya PAM Jaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mencapai target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada 2029.

Karena itu, pembangunan infrastruktur jaringan pipa terus dilakukan secara masif di berbagai wilayah Jakarta, termasuk di kawasan Condet.

Bagi PAM Jaya, setiap pembangunan jaringan perpipaan bukan sekadar proyek infrastruktur. Lebih dari itu, pembangunan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menghadirkan akses air minum yang lebih aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca juga : Warga Pegunungan Arfak Kini Nikmati Listrik 24 Jam

Salah satu manfaatnya kini dirasakan Darkat, warga Condet yang telah beralih menggunakan layanan air minum perpipaan PAM Jaya.

Menurutnya, kualitas air yang diterima jauh lebih baik dibandingkan air sumur yang selama ini digunakan sebagian besar warga di lingkungannya.

"Air PAM sekarang cukup bagus, jernih dan saya merasa puas. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning," ujar Darkat.

Tak hanya kualitas air yang meningkat, Darkat juga merasakan penghematan pengeluaran rumah tangga setiap bulan.

"Dulu kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa sampai sekitar Rp 600 ribu per bulan. Sekarang sekitar Rp 400 sampai Rp 450 ribu. Jadi saya berterima kasih kepada PAM Jaya karena sudah masuk ke lingkungan kami," katanya.

Baca juga : Warga AS Mulai Ngirit, Stop Layanan Streaming Dan Gym

Pengalaman serupa dirasakan Siti Nur. Warga Condet itu mengaku tidak lagi khawatir dengan kualitas air untuk kebutuhan sehari-hari setelah menggunakan layanan PAM Jaya.

"Air PAM bagus, bening, jernih untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp 50 ribu sebulan," ujarnya.

Sementara itu, Nara merasakan manfaat lain yang sebelumnya tidak terlalu ia perhatikan saat masih menggunakan sumber air lama.

Menurutnya, kualitas air yang lebih baik membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman.

"Sekarang mandi terasa lebih segar, cucian jadi lebih bersih, dan kulit juga terasa lebih baik," tuturnya.

Baca juga : Kolaborasi Bangun Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Layanan Makin Optimal

Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, kehadiran layanan air minum perpipaan juga memiliki dampak yang lebih luas bagi Jakarta.

Penggunaan air perpipaan secara bertahap diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap air tanah.

Langkah ini penting karena eksploitasi air tanah yang berlebihan selama bertahun-tahun menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta.

Karena itu, perluasan jaringan air minum perpipaan tidak hanya menghadirkan layanan yang lebih praktis dan terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan masa depan Jakarta. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.