Dark/Light Mode

Butuh Dana Rp 6 Miliar, Pemprov ingin Bangun Kembali JPO Tendean

Jumat, 24 Juli 2026 06:25 WIB
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, rusak parah setelah ditabrak truk alat berat, Selasa (14/7/2026). (Foto: M Qori Haliana/RM.id)
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, rusak parah setelah ditabrak truk alat berat, Selasa (14/7/2026). (Foto: M Qori Haliana/RM.id)

 Sebelumnya 
“Pak Gubernur kan bilangnya mau mencarikan pembiayaan. Yang jelas, akan dibangun lagi,” kata Heru di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026). 

Heru menegaskan, fokus utama Dinas Bina Marga DKI saat ini adalah mengupayakan JPO Tendean dapat segera dibangun kembali, tanpa menunggu kepastian hukum mengenai ganti rugi. 

Pembangunan itu akan dilakukan setelah skema pembiayaan ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. “Akan dicarikan pembiayaan. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat sudah ada kabar untuk pembangunan kembali JPO ini,” tuturnya. 

Baca juga : Messi Gagal Tenangkan Argentina

Heru menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta sedang mengupayakan pembiayaan dari luar APBD. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah melalui mekanisme kontribusi pihak lain, sesuai ketentuan yang berlaku. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, Pemprov DKI berupaya segera membangun kembali JPO Tendean, karena lokasinya sangat strategis dan dibutuhkan masyarakat. 

Namun, menurut Pramono, pembangunan kembali JPO masih menunggu kepastian sumber pendanaan. “Kami akan mencari sumber dananya,” ujar Pram. 

Baca juga : Duduki Peringkat 1 Dunia 81 Pekan, Jannik Sinner Tak Tergoyahkan

Menurutnya, pendanaan pembangunan JPO dapat berasal dari APBD Perubahan, program Corporate Social Responsibility (CSR), dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB), maupun kerja sama dengan mitra strategis. 

“Yang jelas, karena lokasi itu sangat padat dan strategis, harus segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan. Itu yang paling penting,” kata mantan Sekretaris Kabinet ini. 

Sebelum pembangunan kembali JPO ini terwujud, Pram meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengajukan izin pembangunan zebra cross sementara di lokasi bekas JPO Tendean. 

Baca juga : Jerman Gandeng Indonesia Kembangkan Investasi Hijau

“Jadi, untuk JPO Tendean akan ada penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang,” kata Pramono di Balai Kota, Jumat (17/7/2026). [RAA/DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.