Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pramono Kaji Penggunaan Bus Hidrogen Untuk Transjakarta dan Transjabodetabek
Rabu, 29 Juli 2026 15:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merespons kajian terkait rencana pemanfaatan hidrogen sebagai bahan bakar transportasi umum Transjakarta dan Transjabodetabek.
Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas usulan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk mendorong penggunaan energi bersih di sektor transportasi publik.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Menteri ESDM untuk membahas implementasi teknologi hidrogen di Jakarta.
Baca juga : Pramono Janji Turunkan Hujan Buatan di Jakarta Jika Kemarau Berkepanjangan
"Jadi saya sudah berkomunikasi dengan Bapak Menteri ESDM, Pak Bahlil, dan Pak Bahlil juga sudah menugaskan Dirut PLN untuk berbicara mengenai penggunaan hidrogen untuk transportasi di Transjakarta maupun Transjabodetabek," kata Pramono usai meresmikan sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh (EMV Contactless) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa Pemprov DKI belum akan langsung menerapkan teknologi hidrogen, melainkan terlebih dahulu menyelesaikan kajian teknis dan memastikan seluruh infrastruktur pendukung telah siap.
"Segera kita matangkan terlebih dahulu, nanti kalau sudah infrastrukturnya siap dan juga sudah waktunya, nanti akan kami sampaikan kepada publik," ujarnya.
Baca juga : PLN EPI Kembangkan Hidrogen Hijau untuk Industri dan Bahan Bakar Pesawat
Pramono menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor utama sebelum teknologi hidrogen digunakan secara luas sebagai bahan bakar transportasi umum.
"Tetapi memang selain dari permintaan dari Menteri ESDM, juga ada permintaan dari beberapa produsen mobil yang mereka memproduksi hidrogen untuk bisa digunakan di Jakarta," lanjut Pramono.
Ia mengatakan, dukungan tersebut membuka peluang bagi Jakarta untuk menguji penggunaan kendaraan hidrogen dalam skala terbatas sebelum diterapkan secara lebih luas pada layanan transportasi publik.
Baca juga : Pramono Perkuat Program Warga Jakarta Pilah Sampah
"Bahkan mereka akan menyumbangkan satu dua mobil untuk sebagai pilot project penggunaan hidrogen untuk di Jakarta," imbuhnya.
Sebelumnya, Indonesia mulai mengimplementasikan program pengembangan hidrogen di sektor transportasi. Langkah itu ditandai dengan peluncuran Pilot Bus Hidrogen Diesel Dual Fuel atau Bus H2 DDF serta pengembangan Green Hydrogen Corridor sepanjang 194 km yang menghubungkan Jakarta, Karawang, dan Patimban.
Kedua inisiatif tersebut diperkenalkan dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026 yang berlangsung pada 21-23 Juli 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya