Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- KPK Dukung RUU Perampasan Aset, Dorong Penelusuran Berbasis Data
- Dulu Anak Pramuka, Kapolri Ajak Generasi Muda Raih Cita-Cita
- Gempa Darat M2,3 Goyang Kota Bogor, Kedalaman 3 Km
- Kesaksian Ari Lasso Jadi Penumpang Pesawat Garuda Indonesia Yang Alami Pecah Ban
- Borneo FC Siap Berburu Gelar di 4 Kompetisi
Satpol PP Jaktim Pastikan Pengamanan Lokbin Pasar Kramat Jati
Selasa, 1 September 2026 20:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Malam hari biasanya menjadi waktu para pedagang ikan, kerang, kepiting atau rajungan, serta hasil laut lainnya menggelar dagangan di trotoar Jalan Raya Bogor, depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kini, pemandangan itu mulai berubah. Para pedagang dipindahkan ke Lokasi Binaan (Lokbin) Pasar Kramat Jati.
Penataan ini ditinjau langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Selasa (1/9/2026) malam.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jakarta Timur (Jaktim) Muhammadong mengatakan, proses pemindahan pedagang berjalan kondusif. Para pedagang ikan dinilai kooperatif dan tidak melakukan penolakan.
Baca juga : Semoga Segera Terwujud, Pasar Kramat Jati Mau Kelola Sampah Mandiri
"Untuk saat ini, khususnya pedagang ikan, tidak ada penolakan. Pak Camat dan Pak Lurah sangat aktif berkoordinasi. Sampai saat ini kami belum menemukan adanya protes dari pedagang," kata Madong panggilan akrab Muhammadong di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2026).
Menurut Madong, kondisi tersebut tidak lepas dari sosialisasi yang dilakukan jajaran kewilayahan sebelum penataan. Camat dan lurah aktif berkoordinasi dengan pedagang sehingga proses pemindahan dapat berjalan tertib.
Namun, pekerjaan belum berhenti setelah pedagang masuk Lokbin. Satpol PP Jakarta Timur menyiapkan pengamanan untuk memastikan kawasan depan Pasar Kramat Jati tetap tertib dan arus lalu lintas tidak kembali terganggu.
500 Personel Diterjunkan Sebanyak 350 personel Satpol PP diturunkan untuk mengawal penataan. Jumlah tersebut diperkuat personel TNI-Polri sehingga total kekuatan mencapai sekitar 500 personel.
Baca juga : Cek Pasar Kramat Jati, Menko Pangan: Stok & Harga Sembako Aman Hingga Tahun Baru
"Tentunya kami sudah menyiapkan sekitar 350 Satpol PP untuk hari ini. Ditambah dengan pasukan dari TNI-Polri, ya kurang lebih 500 hari ini yang kita terjunkan," ucapnya.
Pengamanan dilakukan dalam dua shift. Penjagaan pertama berlangsung mulai pukul 16.30 hingga 23.00 WIB. Setelah itu, personel berikutnya melanjutkan pengamanan dari pukul 23.00 hingga 07.00 WIB.
Skema tersebut disiapkan untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun munculnya kembali pedagang yang berjualan di trotoar pada jam-jam rawan.
Madong memastikan pengawasan akan dilanjutkan setelah hari penataan. Satpol PP bersama TNI akan tetap mendampingi kawasan tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib).
Baca juga : Sidak Ke Pasar Kramat Jati, Nurdin Halid: Stok Bahan Pangan Cukup, Harga Stabil
"Untuk ke depannya selalu kita turunkan, ya (petugas Satpol PP). Jadi, untuk hari berikutnya ya tentunya personel Satpol PP dan TNI kami selalu mendampingi," pungkasnya.
Dengan pola pengamanan tersebut, Pemkot Jakarta Timur berharap relokasi pedagang ikan ke Lokbin bukan sekadar memindahkan tempat berjualan.
Penataan juga diharapkan membuat trotoar kembali berfungsi, arus lalu lintas lebih lancar, serta aktivitas perdagangan berlangsung lebih tertib.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya