Dark/Light Mode

Yang Penting, Jaga Protokol Kesehatan

PSBB Jakarta, Ojol Boleh Angkut Penumpang, Boleh Bawa Barang

Minggu, 13 September 2020 15:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mulai Senin (14/9) besok, DKI Jakarta akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang lebih ketat. Termasuk, membatasi mobilitas penduduk.

Transportasi, baik pribadi maupun massal, akan dibatasi kapasitas dan operasionalnya. Untuk transportasi publik, pengendalian akan dilakukan pada Transjakarta, MRT, LRT, KRL Commuterline, taksi, angkot dan kapal penumpang.

Berita Terkait : Mulai Besok, Kumpul-kumpul di Jakarta Maksimal 5 Orang

Terhadap berbagai moda transportasi tersebut, akan dilakukan pembatasan kapasitas, hingga pengurangan frekuensi layanan dan armada.

"Pengurangan kapasitas maksimal 50 persen dari kapasitas normal. Ini berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2020, yang diatur secara detail teknis melalui SK Kadishub," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Minggu (13/9).

Berita Terkait : Anies: Kalau Bandel, Satu Gedung Akan Dibekukan Selama 3 Hari

Dalam masa PSBB Total, ojek online alias ojol boleh beroperasi sebagaimana mestinya. Sepanjang menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

"Angkutan sepeda motor berbasis aplikasi diperbolehkan mengangkut penumpang dengan menjalankan protokol ketat. Semua aturan ini, akan diatur secara detail teknis melalui SK Kadishub," tambah Anies. [FAQ]