Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - PT MRT Jakarta berharap Pemerintah Jepang mendorong perusahaan kontraktor di negaranya untuk berpartisipasi dalam lelang pembangunan MRT Fase 2 paket CP202 Harmoni-Mangga Besar.
Sebab, dalam dua kali lelang tender tersebut gagal. “Kami berharap pemerintah Jepang mendorong para kontraktor di negaranya mau berpartisipasi dalam lelang pembangunan proyek MRT,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar dalam Forum Jurnalis MRT Jakarta secara virtual, Rabu (30/9).
Baca juga : Tebar Diskon, Penumpang Garuda Melonjak Hingga 50%
Menurutnya, salah satu syarat dari pinjaman dari Jepang untuk proyek MRT Fase 2 ialah kontraktornya harus dari Jepang.
Sabandar menambahkan berkurangnya minat kontraktor asal Jepang berpartisipasi menghambat proses pembangunan paket pekerjaan CP202.
Baca juga : Menpora Harap Cabor Buat Manajemen Strategi Meraih Prestasi
Ia menyebutkan MRT Jakarta sudah dua kali membuka lelang untuk paket CP202 tapi gagal. Ini karena kontraktor Jepang kehilangan minatnya. Memang, risiko proyek Fase 2 ini besar dan ditambah lagi dengan Pandemi menambah besar risikonya. "Karena adanya syarat dari pinjaman tersebut, saya sangat berharap Pemerintah Jepang mendorong para kontraktor di negaranya untuk terlibat dalam lelang proyek CP 202,” pungkasnya. [MRA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya