Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DKI Makin Horor, Kasus Baru Tembus 7.505, Pemakaman Jenazah Covid Nanjak Terus
Kamis, 24 Juni 2021 19:25 WIB
Sebelumnya
Pemakaman Meningkat, Isolasi Dan ICU Hampir Penuh
Lonjakan tak hanya terjadi pada angka kasus positif saja, tetapi juga pada jumlah pemakaman dengan protap Covid-19. Secara berturut-turut, pada 22 Juni terdapat 150 pemakaman, lalu 23 Juni sebanyak 180 pemakaman, dan sampai dengan pukul 12 siang hari ini sudah 132 pemakaman.
"Situasi ini tidak bisa dibiarkan, kita harus waspada dan mencegah penyebaran Corona ini bersama-sama,” ungkapnya lebih lanjut.
Dwi juga memaparkan perkembangan jumlah klaster di Jakarta. Untuk klaster perkantoran pada 14-20 Juni, ditemukan sebanyak 576 kasus positif dari 105 kantor. Sedangkan, untuk klaster keluarga pada 14-20 Juni sebanyak 10.967 orang positif dari 912 keluarga.
Baca juga : Ampuunn... Kasus Covid Nanjak 12.990, Kasus Kematian Nambah 290
"Kami juga menyarankan warga mengurangi mobilitas, taati aturan bekerja dari kantor sebanyak 25 persen kapasitas dan sisanya bekerja dari rumah. Keluar rumah jika benar-benar penting, tentu kita semua tidak ingin jika kasusnya semakin bertambah ke depannya," tambahnya.
Sementara itu, jumlah keterisian tempat tidur isolasi maupun ICU di RS rujukan Covid-19 di Jakarta juga hampir penuh. Hingga 23 Juni, dari total tempat tidur yang disiapkan pada 140 RS yang merawat Covid-19 di Jakarta sebanyak 9.852 tempat tidur isolasi, saat ini terisi 90 persen atau 8.874 pasien. Kemudian sebanyak 1.218 tempat tidur ICU yang kini terisi 86 persen atau 1.048 pasien.
Baca juga : Gawat Nih, Kasus Positif Dan Kasus Kematian Merayap Terus
Pemprov DKI Jakarta juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam menyiapkan fasilitas isolasi mandiri terkendali yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti penggunaan Rusun, salah satunya Rusun Nagrak, dan sejumlah Gedung Olah Raga (GOR). [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya