Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anies Lagi Otak-atik Anggaran
Kasus Corona Melonjak, APBD DKI Jakarta Cekak
Sabtu, 10 Juli 2021 06:10 WIB
Sebelumnya
“Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) kami, Insya Allah siap,” tutur Anies.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria juga memastikan proses pembahasan anggaran melibatkan legislatif. Dia pun belum memerinci pos anggaran dan kegiatan apa yang bakal ditunda.
Baca juga : Tembus 12.974 Kasus, Corona Di Jakarta Meledak Lagi
“Kami akan bahas dengan legislatif,” sebutnya. Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Edi Sumantri mengungkapkan, anggaran belanja tidak terduga (BTT) DKI Jakarta 2021 hanya tersisa Rp 186 miliar.
“Dari Rp 2,133 triliun sudah terpakai Rp 1,946 triliun. Sisa Rp 186 miliar sudah dianggarkan untuk belanja peti jenazah,” ujar Edi dalam rapat bersama Komisi C DPRD DKI akhir bulan lalu.
Baca juga : Sedihnya, Jakarta Terus Gali Kuburan
Edi memaparkan, biaya membeli peti memakan dana sampai Rp 4,6 miliar. Biaya untuk insentif tenaga pemulasaraan sebesar Rp 5,2 miliar, dan pengadaan masker mencapai Rp 3,1 miliar.
Kemudian, untuk Dinas Pertamanan Pemakaman Rp 13,02 miliar, biaya konsumsi Bantuan Sosial Tunai di Dinas Sosial Rp 9 miliar, inspektorat ada pendampingan dan pengawasan Rp 5,8 miliar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rp 467 miliar, dan uang transport Gugus Tugas Covid-19 Rp 466 miliar. Subtotal anggaran untuk BPBD Rp 933 miliar.
Baca juga : PM Suga Masih Ngotot Pengen Gelar Olimpiade
Selain itu, anggaran untuk Dinas Lingkungan Hidup Rp 502 miliar, Satuan Polisi Pamong Praja Rp 9,108 miliar, untuk pengamanan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Rp 8,2 miliar untuk Kodam Jaya Jaya. Kemudian, anggaran untuk Dinas Perhubungan sebanyak dua kali Rp 140 juta dan Rp 243 juta. Dan, anggaran untuk pelaksanaan penyekatan Rp 294 juta. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya