Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
Polisi Tak Dibekali Peluru Tajam dan Senjata Api
Lebih Dari 20 Provokator Aksi 22 Mei Sudah Ditangkap
Rabu, 22 Mei 2019 10:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lebih dari 20 orang terduga provokator dalam aksi unjuk rasa massa di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), telah diamankan polisi, sejak Selasa (21/5) malam hingga Rabu (22/5) dini hari.
"Saat ini, aparat kepolisian sudah mengamankan lebih dari 20 orang yang diduga provokator dan tindak pidana lainnya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, seperti dikutip Kantor Berita Antara, Rabu (22/5).
Baca juga : Diduga Selundupkan Senjata, Eks Danjen Kopassus Ditangkap
Dijelaskan, para pelaku provokator adalah massa yang berasal dari luar Jakarta. Saat ini, mereka ditahan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk dimintai keterangan.
"Kami sudah sampaikan jauh-jauh hari, bahwa akan ada pihak ketiga yang akan memanfaatkan situasi unjuk rasa tersebut. Karena itu, kami minta masyarakat agar tidak terprovokasi," kata Dedi.
Baca juga : Polda Sulsel Tangkap Penyebar Hoaks 22 Mei Terjadi Kerusuhan
Terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan adanya beberapa selongsong peluru dalam kerusuhan, Dedi meragukan bila selongsong tersebut milik Polri. Sebab, anggota Polri yang ditugaskan mengamankan unjuk rasa di Bawaslu tidak dilengkapi dengan senjata api.
Sampai saat ini, Polri masih mengecek kebenaran video tersebut.
Baca juga : Emil dan Soekarwo Ajak Kader Demokrat Menangkan Pemilu
"Yang jelas, aparat keamanan dalam pengamanan unjuk rasa tidak dibekali dengan peluru tajam dan senjata api," tandasnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya