Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jokowi Targetkan Bangun 30 Pusat Persemaian Dalam 3 Tahun

Jumat, 19 Nopember 2021 13:30 WIB
Presiden Jokowi mengajak sejumlah dubes negara sahabat meninjau Persemaian Modern Rumpin, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/11/2021) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Presiden Jokowi mengajak sejumlah dubes negara sahabat meninjau Persemaian Modern Rumpin, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/11/2021) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menargetkan, akan membangun 30 pusat persemaian dalam tiga tahun ke depan. Pusat persemaian ini diharapkan bisa memperbaiki lingkungan dan menangani dampak perubahan iklim di sisi hulu.

“Kita akan membikin dalam tiga tahun ke depan kurang lebih 30 seperti ini dari pemerintah.Saya akan memaksa mengharuskan semua perusahaan kelapa sawit, perusahaan pertambangan untuk juga menyiapkan nursery-nursery seperti ini sehinggaa akan terjadi perbaikan-perbaikan di lingkungan di mana pertambangan  dan kebun sawit itu ada,”  kata Jokowi  saat meninjau langsung Persemaian Modern Rumpin di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (19/11). 

Kunjungan ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Indonesia dalam menangani dampak perubahan iklim. 

Berita Terkait : Total Ekspor Produk Pertanian Capai Rp 518,8 Triliun

“Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia serius dalam menangani dampak dari perubahan iklim dan kita tunjukkan nursery center ini yang bisa setahun memproduksi kurang lebih 12 juta bibit,” ujar Presiden dalam keterangannya selepas peninjauan. 

Presiden tiba di Persemaian Modern Rumpin sekitar pukul 09.33 WIB bersama sejumlah duta besar negara sahabat, yaitu Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins, Duta Besar Kanada untuk Indonesia Cameron MacKay, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket, dan Country Director Bank Dunia Satu Kahkonen. 

Selepas melihat video tentang pusat persemaian tersebut, Presiden mengajak para dubes berkeliling meninjau sejumlah fasilitas, seperti area perkecambahan, area rumah produksi, area aklimatisasi, hingga area penanaman terbuka. 

Berita Terkait : Bosan Lockdown, Pria Ini Bangun Tembok Penghalang

Sejumlah bibit pohon yang disiapkan di sini nantinya akan ditanam di lahan-lahan kritis yang membutuhkan. 

“Tadi saya ditunjukkan mengenai bibit albasia atau sengon. Kemudian bibit eukaliptus, bibit jati, bibit mahoni yang semuanya kita produksi di sini dan kita harapkan nanti di Januari bibit-bibit ini sudah mulai keluar untuk ditanam di tempat-tempat yang sering banjir, yang sering longsor, yang memerlukan rehabilitasi untuk lahan-lahan kritis,” jelasnya. 

Presiden berharap dengan membangun pusat persemaian seperti di Rumpin, bisa memperbaiki lingkungan dan menangani dampak perubahan iklim di sisi hulu. [MFA]