Dewan Pers

Dark/Light Mode

Airlangga: Turun Konsisten, Kasus Positif Dan Aktif Di Luar Jawa Bali

Senin, 22 Nopember 2021 21:34 WIB
Menko Perekonomian/Koordinator PPKM Luar Jawa Bali, Airlangga Hartarto (Foto: Humas Ekon)
Menko Perekonomian/Koordinator PPKM Luar Jawa Bali, Airlangga Hartarto (Foto: Humas Ekon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Evaluasi Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada wilayah Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali kembali dilakukan untuk kondisi seminggu terakhir (16-22 November 2021).

Beberapa indikator level asesmen pandemi, dilaporkan sudah mengalami perbaikan seperti minggu sebelumnya. Namun, kabupaten/kota yang mengalami kenaikan kasus aktif dalam beberapa minggu terakhir, tetap harus diwaspadai.

Berdasarkan data 21 November 2021, jumlah kasus aktif telah mencapai 8.126 kasus atau 0,19 persen dari total kasus. Jauh lebih baik ketimbang rata-rata global yang besarnya 7,7 persen (naik jika dibandingkan minggu lalu, yang hanya 7,4 persen).

Dibanding kondisi puncak pada 24 Juli 2021, persentasenya sudah turun -98,58 persen. Sementara kasus konfirmasi harian rata-rata 7 hari (7DMA) mencapai 365 kasus, dengan tren penurunan per 21 November sebanyak 314 kasus. Atau sudah turun -99,45 persen dari situasi puncak 15 Juli 2021.

Berita Terkait : Ganjar Dukung Konsep Kawasan Khusus Terpadu Nusantara BNPT Di Jateng

Kontribusi dari Jawa-Bali sebanyak 215 kasus (68,47 persen) dan Luar Jawa-Bali sebanyak 99 kasus (31,53 persen).

Secara nasional, persentase Tingkat Kesembuhan (Recovery Rate/RR) mencaoai 96,43 persen, Tingkat Kematian (Case Fatality Rate/CFR) 3,38 persen, dengan penurunan total kasus aktif adalah -98,19 persen.

“Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) COVID-19 Indonesia masih di bawah 1, namun mengalami sedikit peningkatan sejak dua pekan terakhir. Peningkatan sedikit atas laju penularan kasus ini akan terus dimonitor dan diwaspadai oleh pemerintah,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Ratas Evaluasi PPKM, Senin (22/11).

Perkembangan Kondisi Luar Jawa-Bali

Berita Terkait : Kasus Positif Naik 435, DKI Masih Jadi Jawara

Jumlah kasus aktif di Luar Jawa-Bali, per 21 November 2021 dilaporkan mencapai 4.263 kasus atau 52,46 persen dari total kasus aktif nasional. Turun -98,07 persen dari puncaknya pada 6 Agustus 2021.

Kasus Konfirmasi Harian di luar Jawa-Bali per 21 November 2021 berjumlah 99 kasus atau 31,53 persen dari kasus harian nasional yang sebesar 314 kasus, dengan rata-rata 7 hari (7DMA) sebesar 113 kasus, dan dengan tren penurunan yang konsisten.

Untuk kasus kematian per 21 November 2021, mencapai 3 kasus dengan total kematian 43.549 kematian (CFR 3,12 persen). Sedangkan tingkat kesembuhan harian per 21 November 2021 bertambah 112 orang, sehingga menjadi total 1.346.460 orang (RR 96,57 persen).

“Tren penurunan kasus konfirmasi harian dan jumlah kasus aktif, terus terjadi secara konsisten di Luar Jawa-Bali,” ujar Menko Airlangga.

Berita Terkait : Jangan Sotoy Turunin Kasus, Kasus Corona Masih Dinamis

Berikut data jumlah kasus yang sembuh (RR), kasus kematian (CFR), dan penurunan jumlah total kasus aktif total di Luar Jawa-Bali:

  1. Sumatera: RR = 96,20 persen dan CFR = 3,58 persen dengan penurunan (jumlah total kasus aktif) -98,34 persen
  2. Nusa Tenggara: RR = 97,41 persen dan CFR = 3,17 persen dengan penurunan -98,26 persen 
  3. Kalimantan: RR = 96,75 persen dan CFR = 3,17 persen dengan penurunan -99,36 persen
  4. Sulawesi: RR = 97,22 persen dan CFR = 2,64 persen dengan penurunan -98,98 persen
  5. Maluku dan Papua: RR = 95,90 persen dan CFR = 1,75 persen dengan penurunan -89,46 persen

[HES]