Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ketua KPK: Presiden Jokowi Pemimpin Orkestrasi Pemberantasan Korupsi

Kamis, 9 Desember 2021 10:49 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri. (Foto: YouTube KPK RI)
Ketua KPK Firli Bahuri. (Foto: YouTube KPK RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut, tanpa orkestra yang baik, mumpuni, dan mapan, gerakan pemberantasan korupsi yang dilakukan komisi antirasuah tidak bisa berhasil. Firli pun menyebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan pimpinan orkestra penghapusan korupsi di Tanah Air.

"Kami sangat berharap dan berterima kasih kepada bapak presiden. Bapak presiden merupakan pemimpin orkestrasi pemberantasan korupsi," ujar Firli dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (9/12).

Berita Terkait : Kena Rayuan Menteri Dan Gubernur, Jokowi Beli Jaket Bomber Motif Dayak Sintang

"Kenapa kami sampaikan demikian? Karena di tangan bapak presiden lah, kami berharap korupsi bisa kita entaskan, bisa kita lenyapkan, tindakan suap menyuap bisa kita pinggirkan, dan tidak ada lagi budaya korupsi," imbuh mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Melalui orkestra yang dipimpin oleh presiden, KPK juga berharap kekuasaan-kekuasaan legislatif, kekuasaan kekuasaan yudikatif dan eksekutif menjauh dari perilaku-perilaku koruptif.

Berita Terkait : KPK Dorong Komitmen Para Pemangku Regulasi Perkuat Pendidikan Antikorupsi

KPK akan tetap akan membantu memantau dan memberantas perilaku korupsi di Indonesia. Pemantauan dilakukan agar orkestrasi yang dipimpian Jokowi tidak dinodai oleh oknum pejabat negara yang korupsi.

"Kita ingin mengubah budaya korupsi menjadi budaya anti korupsi. Kita ingin seluruh kita mewariskan bangsa kita jauh dari pelaku-pelaku korupsi dan kita bangun budaya anti korupsi," tandasnya. [OKT]