Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ganjar Usul Ada Tim Adhoc Selesaikan Sertifikasi Aset Negara Dan Daerah
Kamis, 9 Desember 2021 12:03 WIB
Sebelumnya
Dikatakan Ganjar mengatakan, pembentukan tim adhoc dilakukan agar penyelesaian bisa dilakukan cepat, batas waktu bisa disiapkan, dan target yang musti dituntaskan. Dia bahkan berharap ada kebijakan yang segera dibuat mengenai tanah musnah.
"Jadi pak menteri mengatakan kanwil-kanwil dan kantah-kantah siap untuk diperintahkan kerja sama dengan kita maka ini yang akan kita dorong," ungkap Ganjar.
Baca juga : Jelang Piala AFF, Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana Di Singapura
Sementara itu, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menuturkan, pihaknya memiliki program percepatan sertifikasi aset pemerintah. Setiap kantor wilayah ada yang melakukan supervisi.
Ditegaskan Sofyan, aset negara itu memang harus segera disertifikasi. Apalagi sudah banyak kasus aset negara yang hilang atau diakui pihak lain.
Baca juga : F-NasDem Yakin Pansus Bisa Selesaikan Persoalan Garuda
"Kami sudah ada program percepatan sertifikasi aset Negara. Ada supervisi di setiap kantor wilayah biar aset negara atau daerah itu bisa didaftarkan dan disertifikatkan. Banyak aset yang sudah hilang, atau dikuasai pihak lain. Ini menjadi masalah di kemudian hari. Sebagai contoh, kami sudah bantu sertifikasi aset tiang listrik milik PLN untuk disertifikatkan," terang Sofyan. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya