Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Survei KedaiKOPI: Pilpres 2024 Momentum Bagi Capres Berkriteria Cerdas
Minggu, 19 Desember 2021 16:36 WIB
Sebelumnya
Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo mengatakan, Prabowo Subianto masih memimpin elektabilitas ketika ditanyakan baik dengan menggunakan pertanyaan terbuka maupun dengan daftar nama tokoh-tokoh di Indonesia.
"Namun elektabilitas Ganjar Pranowo lebih unggul ketika mereka yang menjawab "belum memutuskan" diwawancara dengan lebih mendalam atau diberikan probing. Sementara posisi Anies Baswedan konsisten dalam semua jenis pertanyaan elektabilitas berada di urutan ketiga," tuturnya.
Kemudian, Prabowo Subianto dominan di Jawa Timur dan Jawa Barat, Ganjar Pranowo kuat di Jawa Tengah dan Bali, sementara Anies Baswedan solid di DKI Jakarta dan Bengkulu. "Dari sebaran pemilih ini terlihat bahwa masing-masing capres yang kuat masih berbasis lokal," ungkap Kunto.
Baca juga : Survei Indikator: Sandiaga Uno Jadi Cawapres Terfavorit 2024
Kemudian, dilihat dari data, ternyata tren memilih calon presiden dari suku Jawa sudah menurun dengan alasan terbesar bahwa semua suku adalah sama.
"Tetapi karena Indonesia masyarakatnya mayoritas muslim, maka pemilih masih memprioritaskan calon (presiden) yang beraga Islam dibandingkan dari non muslim," bebernya.
Dalam memilih calon presiden, para responden masih dominan mengatakan bahwa mereka tidak akan memilih capres dari golongan non muslim (79,7 persen), dan 20,3 persen sisanya mengatakan sebaliknya. Hal ini mereka yakini karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam.
Baca juga : Survei Polmatrix Indonesia: Prabowo Dan Ganjar Capres Terkuat
Sedangkan dari perspektif Jawa dam non Jawa, sebanyak 61 persen menyatakan ingin memilih capres bukan dari suku Jawa dan yang memilih sebaliknya sebanyak 39 persen. Untuk elektabilitas wakil presiden, nama Sandiaga Uno dominan dalam bentuk pertanyaan terbuka.
"Dalam pengukuran elektabilitas dengan pertanyaan tertutup atau dengan menyodorkan nama-nama, elektabilitas Anies Baswedan tertinggi disusul Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto," bebernya.
Pada survei ini turut terlihat bahwa partai Golkar masih menjadi partai yang paling populer di kalangan responden dengan 94,7 persen responden menyatakan pernah mendengar nama partai berlogo pohon beringin tersebut. Sedangkan Demokrat dan PDIP mengekor di posisi 2 dan 3 dengan angka masing-masing 92,9 persen dan 92,8 persen.
Baca juga : Cak Imin: Medan Pilpres 2024 Terbuka Lebar Untuk Siapa Saja
Berbicara mengenai buzzer politik yang selama beberapa tahun ini kian menjamur, survei membuktikan bahwa sebagian besar responden menyatakan ketidak percayaannya pada buzzer (76,6 persen), jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah mereka yang masih percaya (23,4 persen).
"Mayoritas pemilih tidak percaya dengan buzzer, sehingga calon pemimpin selanjutnya seharusnya tidak memberikan lagi ruang kepada buzzer dan harus memiliki komitmen yang lebih besar untuk merawat demokrasi," tegas Kunto.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya