Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Krisis Iklim Sudah Di Depan Mata, Umat Beragama Harus Jaga Lingkungan Hidup
Selasa, 21 Desember 2021 20:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Krisis iklim sudah dapat dirasakan dampaknya di Tanah Air. Upaya menjaga dan melestarikan lingkungan bukan cuma tugas pemerintah. Tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
Pengasuh Pesantren Ekologi Misykat Al Anwar, Roy Murthado menuturkan, dalam Muktamar NU ke-33, ada putusan yang menyebutkan, alih fungsi lahan yang membahayakan lingkungan dan ekonomi rakyat hukumnya haram.
Baca juga : Untung, Umat Besar Sabarnya
"Sayangnya, belum dikawal maksimal. Kita belum berdaulat secara ekonomi dan politik, karena berdaulat itu butuh tanah dan air,” ujarnya dalam diskusi daring Krisis Iklim Dari Perspektif Agama dan Ekologi Politik, Selasa (21/12).
Gus Roy mengingatkan, lantaran hidup di akhir zaman, setiap muslim harus melipatgandakan ketakwaan kepada Allah. Nah, salah satu perintah Allah itu adalah menjaga lingkungan.
Baca juga : Gus Halim: Dana Desa Bakal Percepat Merauke Jadi Lumbung Pangan
"Banyak hadist yang mengingatkan manusia untuk berlaku tidak berlebih-lebihan dalam memanfaatkan lingkungan. Misalnya kita tidak boleh berlebih-lebihan dalam memakai air sekalipun dekat dengan sumber air," tuturnya.
Jika lingkungan sudah rusak, maka manusia bakal kesulitan dalam membangun kebudayaan dan peradaban. "Di sinilah tantangan untuk menyelamatkan lingkungan, kalau lingkungan rusak kita semua tidak bisa beragama," tandas Gus Roy.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya