Dewan Pers

Dark/Light Mode

AMM-Kominfo Tekankan Kolaborasi Untuk Tangani Dampak Covid-19

Selasa, 28 Desember 2021 13:32 WIB
(Dari kiri) TIm Komunikasi Publik PCPEN Kominfo Ika Ardiana, Ketua IPM Nashir Efend, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto, dalam Refleksi Akhir dan Awal Tahun dalam Penanganan Covid-19, di Jakarta, Senin (27/12). (Foto: Istimewa)
(Dari kiri) TIm Komunikasi Publik PCPEN Kominfo Ika Ardiana, Ketua IPM Nashir Efend, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto, dalam Refleksi Akhir dan Awal Tahun dalam Penanganan Covid-19, di Jakarta, Senin (27/12). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) menggelar Refleksi Akhir Tahun dan Awal Tahun Penanganan Covid-19, Senin (27/12). Acara yang disiarkan melalui YouTube MCCC PP Muhammadiyah itu bertajuk "Menyongsong 2022: Pemuda Penggerak Kebangkitan Pasca-Pandemi".

AMM yang turut berdiskusi membahas kegiatan penanganan pandemi Covid-19 selama 2021 antara lain, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah (NA), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Selain itu, para pimpinan organisasi juga merekomendasikan penguatan dan peningkatan peran pemuda penggerak kebangkitan pascapandemi di 2022.

Berita Terkait : Anies Puji Kerja Nyata MKGR Dalam Tangani Covid-19

Ketua MCCC PP Muhammadiyah Agus Samsudin berpandangan, banyak aspek kehidupan masyarakat terdampak pandemi. Mulai dari kesehatan, ekonomi, sosial, kesehatan, termasuk juga bagi pemuda sebagai populasi terbesar Indonesia.

Agus Samsudin berharap, pemuda menjadi tulang punggung penanganan Covid-19. "Muhammadiyah termasuk memiliki peran penting, khususnya pemuda yang terjun langsung, baik di dalam pencegahan, penanganan atau pengobatan, maupun pemulihan atau penyembuhan," terangnya.

Berita Terkait : BPIP Ajak Warga Tingkatkan Solidaritas Tangani Virus Omicorn

Dia menambahkan, apresiasi dan penghargaan kepada terobosan pemuda perlu diberikan semua pihak, termasuk Pemerintah dan masyarakat. Ke depan peran pemuda masih banyak, terutama di sektor ekonomi dalam memulihkan perekonomian Indonesia pascapandemi.

Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kominfo Hasyim Gautama mengakui, kolaborasi penanganan pandemi penting. Dia pun memberikan apresiasi pada Muhammadiyah, baik dari sisi aktivitas kemanusiaan maupun upaya pembentukan pusat komando krisis. Baginya, kehadiran Muhammadiyah di seluruh daerah juga sangat penting dalam menyampaikan informasi terkini dan terpercaya yang tidak bercampur hoaks.

Berita Terkait : I3L Gelar Wisuda Virtual, Komitmen Kembangkan Kolaborasi Industri

Sementara, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto menyampaikan peran aktf kader Pemuda Muhammadiyah sejak awal pandemi hingga sekarang “Pertama, sebagai bagian dari Muhammadiyah, kami tentunya mengikuti instruksi dan arahan MCCC PP Muhammadiyah dan Pemerintah,” ujar pria yang akrab disapa Cak Nanto itu.

Menurut Cak Nanto, banyak ruang yang dapat diisi Pemuda Muhammadiyah untuk mengatasi pandemi. Salah satunya, sebagai agen informasi dan edukasi kepada masyarakat, agar tidak terjebak pada informasi keliru mengenai Covid-19. Peran tersebut dinilai vital, sama pentingnya seperti aktivitas Pemuda Muhammadiyah yang selama ini terjun langsung dalam mendistribusikan bantuan sosial masyarakat, maupun melakukan pemulasaran jenazah korban Covid-19.
 Selanjutnya