Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kominfo Bakal Perketat Pengawasan Untuk Jaga Ruang Digital

Senin, 13 Desember 2021 17:09 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate. (Foto : Kominfo)
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate. (Foto : Kominfo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate akan memperketat pengawasan untuk menjaga ruang digital di Indonesia.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diperintahkan mengawasi aktivitas masyarakat.

 “Bangsa dan masyarakat sangat bergantung kepada kepiawaian personel Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai konsekuensi dari disrupsi teknologi dan pandemi Covid-19 yang memaksa seluruh negara termasuk Indonesia untuk melaksanakan akselerasi transformasi digital,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/12). 

Berita Terkait : Kementan Pastikan Pasokan Pangan Ternak Jelang Nataru Aman

Menteri Johnny meminta seluruh jajaran Ditjen Aptika untuk dapat membangun koordinasi dan kolaborasi interpersonal dalam melaksanakan fungsi dan tugas pokok secara lebih baik.

“Malam ini kita ikrarkan bersama from now on, dari malam minggu ini, kita camkan betul bahwa Keluarga Besar Ditjen Aptika adalah Indonesia tulen membangun koordinasi dan kolaborasi interpersonal dalam menjaga ruang digital Indonesia secara lebih baik,” tandasnya.

Menurut Menkominfo untuk mengawal seluruh elemen masyarakat bertransformasi menjadi bangsa digital yang maju di era disrupsi, setiap talenta digital Ditjen Aptika Kementerian Kominfo dituntut untuk adaptif dan memanfaatan teknologi digital.

Berita Terkait : Koordinator Beraksi: Dukungan Untuk Anies Di Cianjur Sulit Dibendung

“Pada saat kita meletakkan tulang punggung 4G, di saat yang sama juga dituntut teknologi untuk rollout dan memberikan operasi komersial 5G. Pada saat kita merancang awal pengenalan 5G, dunia sudah berbicara 6G. Pada saat kita mengantar masyarakat dan pemerintah menuju kota cerdas, technology company sudah bicara metaverse, meloncat begitu cepat. Di sinilah pentingnya talenta-talenta hebat yang ada di Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika agar menjadi enabler bagi bangsa dan masyarakat kita bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik di era digitalisasi ini,” tegasnya.

Menteri Johnny menegaskan saat ini Kementerian Kominfo diberi tugas oleh Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan penggelaran infrastruktur teknologi telekomunikasi dan Informatika secara merata di seluruh wilayah tanah air. 

“Pada saat bersamaan pula Kepala Negara berpesan agar hilir atau downstream infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), juga harus mampu dan dikuasai oleh bangsa Indonesia,” tegasnya.

Berita Terkait : Pemerintah Bakal Dorong Perdagangan Cabe Antar-Pulau

Oleh karena itu, Menkominfo mengingatkan jajaran Ditjen Aptika Kementerian Kominfo agar terus menjaga ruang digital Indonesia. Hal itu sebagai upaya memenuhi harapan masyarakat agar ruang digital aman, bersih dan bermanfaat. 

“Betapa besar harapan masyarakat yang akan kita laksanakan. Tidak ada kompromi atas pemanfaatan ruang digital yang tidak semestinya. Pastikan ruang digital kita, aman, bersih, bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan bangsa serta negara,” tandasnya.  [IPL]