Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sambut Kurikulum Prototipe 2022
Pahamify Gelar Webinar Bareng Kemendikbud Ristek
Jumat, 7 Januari 2022 19:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Untuk mendorong pemulihan pembelajaran di masa pandemi, pemerintah akan melakukan revitalisasi pendidikan nasional. Hal ini salah satunya direalisasikan melalui pemberian opsi penerapan Kurikulum Prototipe pada Tahun Ajaran 2022.
PT Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) menyambut baik upaya Pemerintah dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Karena itu, Pahamify turut mendukung wacana ini melalui penyelenggaraan webinar bersama narasumber dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk membahas tuntas Kurikulum Prototipe 2022.
Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Ristek Yogi Anggraena, hadir secara virtual sebagai narasumber, Jumat (7/1). Webinar Pahamify yang mengangkat tema Paradigma dan Implementasi Kurikulum Prototipe 2022 untuk SMA Sederajat ini diikuti secara antusias oleh lebih dari 400 audiens. Terdiri dari guru SMA sederajat yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca juga : Sambut Natal 2021, Sahabat Ganjar Berbagi Kebahagiaan Di Papua Barat
"Kurikulum Prototipe 2022 melanjutkan arah pengembangan kurikulum sebelumnya yang dirancang untuk mengembangkan murid secara holistik. Berbasis kompetensi yang ingin dikembangkan dan bukan berdasarkan konten atau materi. Serta dirancang sesuai konteks dan terpersonalisasi sesuai kebutuhan murid," terang Yogi.
Pembelajaran yang dijalankan pada Kurikulum Prototipe 2022 akan berbasis proyek untuk pengembangan soft skills dan karakter siswa. Kurikulum ini juga akan berfokus pada materi esensial sehingga ada waktu yang cukup untuk pembelajaran mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
Sebagai catatan, Kurikulum Prototipe memberikan fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan murid dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.
Baca juga : Pahamify Gelar Webinar Motivasi Dan Try Out Akbar
Program peminatan atau penjurusan nantinya tidak diberlakukan. Di kelas XI dan XII, siswa mengikuti mata pelajaran dari Kelompok Mata Pelajaran Wajib, dan memilih mata pelajaran dari kelompok MIPA, IPS, Bahasa, dan Keterampilan Vokasi sesuai minat, bakat, dan aspirasinya.
Chief Executive Officer (CEO) Pahamify Syarif Rousyan Fikri mengambut baik kebijakan Kemendikbud Ristek dalam penerapan Kurikulum Prototipe 2022. Pihaknya bakal terus melalukan terobosan untuk mencerdaskan putra putri bangsa.
"Kurikulum ini tentunya akan semakin mendorong semangat merdeka belajar siswa. Sebagai platform belajar digital, Pahamify juga akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman belajar yang terbaik sehingga siswa mampu meningkatkan prestasi akademiknya," tutur Syarif.
Baca juga : Universitas Prasetiya Mulya Raih Penghargaan Kewirausahaan dari Kemendikbud Ristek
Webinar bersama Kemendikbud Ristek ini merupakan kegiatan dari Teacher Community Pahamify untuk memberikan nilai tambah bagi pendidikan di Indonesia. Dalam penyelenggaraan webinar dan pelatihan bagi guru, siswa, maupun orang tua, Pahamify senantiasa bekerja sama dengan berbagai pihak mulai dari kementerian, lembaga swasta, hingga sejumlah public figure. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya