Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
“Tinggal tunggu saja meledaknya Covid-19 di Indonesia. Orang pada asik liburan ke luar negeri, pulang bawa oleh-oleh varian Omicron,” ketus @fiqri_agung_plengeh.
Akun @simple_mikee menimpali. Kata dia, Pemerintah telah sigap dengan menambah masa karantina sejak awal Desember menjadi 7 hari, dari sebelumnya 3 hari yang bisa meredam lonjakan varian Omicron dari luar negeri.
Baca juga : Tangerang Banyak Berubah, Pengamat: Rakyat Puas Dengan Kinerja Bang Zaki
“Kalau nggak diperketat karantina, sekarang mungkin sudah 5.000 kasus per hari,” kata dia.
Akun @anissa_sha membawa kabar gembira. Kata dia, berdasarkan informasi dari para tenaga kesehatan (nakes) di beberapa Puskesmas di Jakarta, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 hanya mengeluhkan gejala batuk, pilek, demam dan pegal-pegal.
Baca juga : Mentan Pastikan Stok Dan Pasokan Telur Ayam Aman
“Nggak ada anosmia dan saturasi oksigen juga, aman,” kata dia.
“Jadi ini fase Covid-19 menuju seasonal flu biasa seperti pilek biasa, dan semoga ini menjadi fase terakhir pandemi,” sambung @akoesya.
Baca juga : Covid Naik Lagi, Pusingnya Nambah Lagi
Sementara, @adiharjo90 kesal dengan perilaku orang kaya Indonesia yang membuat susah warga di tengah meningkatnya varian Omicron. Sudah diingatkan jangan bepergian ke luar negeri masih saja bandel dan pulang-pulang bawa varian Omicron. “Yang susah tetap rakyat kecil,” kata dia.
“Untungnya warga Indonesia sudah banyak yang vaksin. Jadi, aman dari varian Omicron walaupun belum 70 persen,” tandas @wilsenhandyka. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya