Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mentan Pastikan Stok Dan Pasokan Telur Ayam Aman

Senin, 10 Januari 2022 13:19 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo/Ist
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan ketersediaan telur ayam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan dalam kondisi aman dan terkendali. 

Kepastian ini disampaikan Syahrul saat meninjau perusahaan peternakan ayam petelur di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Stok telur masih ada dan masih tetap tersedia cukup baik," ujar Syahrul, Minggu (9/1).

Berita Terkait : Inovasi Dan Kearifan Tembang Pucung

Menurut Syahrul, kenaikan harga telur yang terjadi beberapa waktu lalu disebabkan karena adanya momentum Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022. 

Kendati demikian, kenaikan yang terjadi masih dalam kendali pemerintah, dimana harga yang ada masih dalam titik batas wajar.

Sepanjang kenaikan itu dalam batas kendali, pemerintah tentu tidak akan mengintervensi. 

Berita Terkait : Mentan Pastikan Tanaman Jagung Di Jeneponto Kondisinya Bagus

“Intervensi baru dilakukan apabila kenaikan melampaui batas tertentu. Barulah kita lakukan operasi pasar dan pendekatan-pendekatan lain," kata Syahrul.

Syahrul mengatakan, ketersediaan telur maupun sumber daging lainya juga dalam kondisi cukup, tidak ada masalah apalagi terjadi kelangkaan. Semua masih tersedia dengan baik dan stok nasional dalam keadaan meningkat.

“Saya bersama para integrator terus memacu penuh agar perternakan ayam, petelur dan pedaging kita terus mengalami peningkatan. Hari ini saya berada di tempat ini untuk memastikan bahwa peternakan ayam kita memberikan efektivitas yang lebih baik dengan cara modern," jelasnya.

Berita Terkait : Ganjar Tak Keberatan

Yang pasti, kata Syahrul, semua kebutuhan bahan pokok, baik beras, minyak, gula, daging dan telur ayam harus mampu terpenuhi setiap hari. Karena itu, dia mengajak kepada semua pihak yang terlibat di sektor pertanian mampu menjaga momentum ini secara baik.

“Perhatian serius kita sesuai perintah Bapak Presiden Jokowi adalah ketersediaan pangan menghadapi kondisi dan cuaca ekstrem. Tidak saja padi, jagung termasuk daging, ayam dan petelur harus dalam kondisi cukup. Tidak boleh kurang," tutupnya. [KAL]