Dark/Light Mode

Diprediksi Luhut Memuncak Di Februari

Semoga Omicron Takluk Saat Puasa Dan Lebaran

Kamis, 13 Januari 2022 07:50 WIB
Ilustrasi gelombang ketiga Covid-19 akibat varian Omicron diprediksi akan hinggap ke Indonesia. (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)
Ilustrasi gelombang ketiga Covid-19 akibat varian Omicron diprediksi akan hinggap ke Indonesia. (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

 Sebelumnya 
Menurut Dicky, hal ini terjadi lantaran kemampuan pemerintah dalam mendeteksi Omicron masih lemah. Sehingga akan banyak orang yang terpapar Omicron tidak terdeteksi.

Apalagi 90 persen gejala Omicron ini ringan, sedang atau tidak bergejala. “Dalam kondisi seperti ini yang harus disiapkan tentu sistem rujukan dan pelayanan kesehatan,” ujar Dicky.

Baca juga : Asproksi Dukung Pemerintah Hadapi Omicron Melalui Alkes Berkualitas

197 Pasien Omicron Sembuh

Hingga kemarin, tercatat ada 197 pasien Omicron yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah. Sehingga saat ini, pasien Omicron yang masih menjalani perawatan di RSD Wisma Atlet tersisa 130 orang.

Baca juga : Tangerang Banyak Berubah, Pengamat: Rakyat Puas Dengan Kinerja Bang Zaki

“Total pasien Omicron yang sudah kita rawat itu ada 327 orang. Untuk hari ini pasien yang didiagnosis terkonfirmasi varian Omicron, alhamdulillah nol,” ujar Koordinator Humas RSDC-19 Wisma Atlet Kolonel Mintoro Sumego, kepada wartawan, kemarin.

Mereka yang dirawat karena terpapar Omicron, kata Mintoro, mayoritas berasal PPLN. Di antaranya, pasien yang habis berpergian dari Arab Saudi, Turki, Amerika, Malaysia, dan Uni Emirat Arab (UEA). “Untuk pasien yang non pelaku perjalanan luar negeri itu total yang dirawat ada 32 dan pasien yang sudah pulang ada 4, sehingga saat ini pasien yang dari non pelaku perjalanan luar negeri ada 28,” bebernya.

Baca juga : Ini 4 Fakta Terbaru Soal Omicron, Vaksin Terbukti Masih Mujarab

Sementara itu, untuk total keseluruhan pasien Covid-19 sudah mencapai 2.160 pasien dengan Bed Occupancy Rate (BOR) di atas 50 persen. Sebanyak 90 persen di antaranya pasien PPLN. “Saat ini di Tower 5 terisi 703 pasien, Tower 6 terisi 812 pasien,” jelasnya.

Mintoro menekankan bahwa pasien PPLN menjalani perawatan 10 hari. Selain itu, diwajibkan PCR 2x24 jam. “Rata-rata pasien yang dirawat 10 hari bahkan bisa lebih karena sebelum pulang itu mereka diperiksa lagi, 2 kali PCR 2x24 jam. Jika tanpa gejala dan hasil pemeriksaan negatif bisa dipulangkan,” pungkasnya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.