Dewan Pers

Dark/Light Mode

Begini Cara Hadi Tjahjanto Antisipasi Banjir Di Sirkuit Mandalika

Kamis, 13 Januari 2022 09:23 WIB
Motif tenun ikat Sasak Lombol Sirkuit MotoGP Mandalika (Foto: IG @motogp.mandalika)
Motif tenun ikat Sasak Lombol Sirkuit MotoGP Mandalika (Foto: IG @motogp.mandalika)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komandan Lapangan Persiapan MotoGP Mandalika 2022, Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto menegaskan, kondisi dan kelayakan sirkuit adalah salah satu fokus pembenahan yang harus dikebut dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil setelah mengevaluasi pelaksanaan World Super Bike (WSBK) pada 19--21 November 2021 lalu di lokasi yang sama, Sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hadi menjelaskan, pekerjaan pembenahan ini dilakukan dalam tiga sistem tier.

Tier 1 adalah paddock area,  tier 2 lintasan sirkuit, dan tier 3 area penonton.

"Sehingga berita-berita yang kemarin itu viral, sirkuitnya banjir, bisa kita antisipasi," ujar Hadi di Mandalika, Kamis (13/1/).

Penambahan drainase pun dilakukan, baik di bagian dalam maupun bagian luar sirkuit. Pekerjaan bagian drainase di luar sirkuit, kini telah selesai. Termasuk, membenahi lagoon atau danau di pinggir laut.

Berita Terkait : Pemerintah Pastikan Tempat Bagi UMKM Unjuk Produk Di Gelaran MotoGP Mandalika 2022

"Lagoon akan kita kasih pompa air yang kecepatannya sekian kubik. Supaya jangan sampai terlambat. Jangan sampai, sudah menggenang dulu, baru disedot," ujar Hadi.

Hal lain yang juga tak luput dari perhatian Hadi untuk diselesaikan adalah sarana pendukung di luar sirkuit, yaitu jalan penghubung menuju sirkuit. Mulai dari bandara di Bypass sampai ke Mandalika, termasuk akses depan arena.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin kelancaran lalu lalang pihak yang berkepentingan di area-area tersebut.

Sementara kemacetan yang sempat terjadi karena antuasisme penonton di beberapa titik saat WSBK lalu berlangsung, diantisipasi dengan membuka lima pintu masuk menuju sirkuit Mandalika.

Antara lain pintu Pelabuhan di Gili Mas, pintu Pelabuhan di Lembar, pintu Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Kayangan (menjadi titik kedatangan penonton dari Sumbawa), dan pintu di Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid.

"Jadi, pintu masuknya itu ada empat pelabuhan dan satu bandara," tegas Hadi.

Berita Terkait : Bamsoet Dukung Qarrar Firhand Ali Berlaga Di Karting Internasional

Para penonton yang datang melalui lima pintu masuk tersebut, akan diurai dengan cara menggunakan shuttle bus. Sebab, para penonton yang datang juga melalui pelabuhan. Mereka menginap di hotel terapung, seperti di kapal milik PT Pelni.

"Bbagaimana dengan penonton yang sudah menginap di hotel-hotel yang ada di Mataram atau di Lombok? Tentunya kita akan informasikan melalui media,  mereka yang menginap di Mataram, di hotel-hotel, diminta menggunakan shuttle bus yang kita siapkan di Islamic Center dan di bandara lama Selaparang. Nantinya, mobil-mobil mereka parkir di situ, kemudian naik shuttle bus menuju ke Sirkuit Mandalika," jelas Hadi.

Hal ini juga berlaku bagi mereka yang datang melalui bandara dan pelabuhan. Hadi mengatakan, untuk menuju sirkuit harus menggunakan shuttle bus.

Antisipasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan juga akan diatur. Antara lain di depan bandara. Di lokasi ini, akan diatur mana saja yang harus parkir di parkir Timur, yang artinya harus melalui jalan Bypass.

Di sana, akan ada penunjuk arahnya. Sedangkan yang harus parkir di parkir Barat, akan diarahkan melalui Sengkol.

"Jadi, ada dua pintu. Parkir Timur melalui Bypass, parkir Barat melalui Sengkol. Di titik Sengkol, baik parkir Barat maupun parkir Timur, kan melaksanakan proses ticketing, termasuk proses yang namanya PeduliLindungi," ujar Hadi.

Berita Terkait : Dukung Kendaraan Listrik, PLN Apresiasi Bank Mandiri Hadirkan SPKLU

Proses pengecekan PeduliLindungi, memfilter siapa saja yang belum divaksin 2 kali. Sebab, salah satu menyaksikan MotoGP adalah harus vaksin 2 kali.

Bagi para penonton yang belum PCR ataupun antigen, akan difasilitasi di lokasi.

"Kita mempersiapkan MotoGP belajar dari event di WSBK. Sehingga nantinya, event MotoGP ini bisa berjalan sesuai dengan keinginan kita semua," kata Hadi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary menambahkan, gelaran MotoGP Mandalika 2022 tak hanya menunjukkan kepada dunia tentang keberhasilan Indonesia sebagai penyelenggara. Tetapi juga mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya sektor ekonomi.

“Kita bisa mengangkat banyak potensi wisata, kuliner, budaya, dan banyak lagi tentang Indonesia. Gelaran ini dapat meningkatkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” tutur Septriana. [HES]