Dark/Light Mode

Gegara Varian Omicron Merajalela

Yah...Baru Aja Kehidupan Agak Normal, Eh Sudah Dibatasi Lagi

Rabu, 19 Januari 2022 06:25 WIB
Ilustrasi Micro Lockdown. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi Micro Lockdown. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Micro lockdown langkah jitu menangkal penyebaran Covid-19 varian Omicron,” ujar @AlanSuhanda.

Senada dilontarkan @Andracadabra1. Dia yakin micro lockdown efektif menangkal Omicron. Dia juga mendorong kesadaran bersama untuk terus disiplin prokes.

“Ayo, waspada Omicron dengan taat prokes,” kata @Andracadabra1. “Tetap waspada guys,” timpal @shae_ll.

Akun @AstrianaNingrum mengatakan, kebijakan micro lockdown segera diterapkan secepatnya. Kebijakan itu penting segera diimplementasikan mengingat varian Omicron Makin meluas.

Baca juga : Waspadai Omicron, Kepala Daerah Dilarang Pergi Ke Luar Negeri

“Pemerintah harus lebih tegas soal peraturan perjalanan antarnegara. Jepang saja sudah lockdown,” ungkapnya.

Sementara, @tsuckertz meminta Pemerintah tidak lagi bermain istilah dalam menghadapi Covid-19, khususnya varian Omicron. “Bisa nggak langsung pakai istilah PPKM mikro saja. Sudah kebanyakan ini istilahnya,” pintanya.

Akun @suara__bergema mengatakan, micro lockdown tidak akan diterapkan jika sedari awal Pemerintah membatasi pergerakan orang dari dan ke luar negeri. Seharusnya, semua warga termasuk artis dan pejabat tidak ke luar negeri.

“Kalau sudah begini tentu masyarakat menengah ke bawah yang disusahkan,” katanya.

Baca juga : Tuh Kan Omicron Merajalela, Ayo Pake Maskernya!

Lockdown lagi, PPKM lagi, penutupan lagi, menganggur lagi, bangkrut lagi perusahaan,” tutur @makin_terang.

“Takut banget kalau ada lockdown, PPKM darurat atau apa pun namanya, bakalan meroket pengangguran,” tambah @radiefrmdna02.

Akun @HeriSuwondo2 menyesali pembatalan PPKM level 3 dan 4 saat libur Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia. Ditambah bandara dibuka lebar-lebar. Sekarang, mulai terlihat hasilnya, Omicron menggila dan sekolah bakal tutup lagi.

“Penyebaran Omicron sudah semakin cepat dan meluas. Mari kita ketatkan prokes, jangan sampai Indonesia PPKM Level 4 atau micro lockdown,” kata @Prawiratama.

Baca juga : Bumil Juga Dianjurkan Divaksin Booster

Ajakan serupa disuarakan @reviewapaaja. Dia mengajak masyarakat terus menerapkan prokes dan membatasi mobilitas agar penyebaran Omicron tidak semakin meluas. Dia berharap micro lockdown tidak jadi diberlakukan. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.