Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Kakak Kandung Bupati Langkat Yang Sempat Kabur, Tiba Di Markas KPK
Kamis, 20 Januari 2022 20:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kakak kandung Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, Iskandar SA, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Iskandar yang juga Kepala Desa Balai Kasih itu merupakan salah satu tersangka yang sempat kabur saat KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Langkat, Sumatera Utara, Selasa (17/1).
Baca juga : Suap Bupati Langkat Baru Sebagian Kecil, Masih Banyak Penerimaan Lainnya
Iskandar tiba di markas komisi pimpinan Firli Bahuri cs sekitar pukul 19.37 WIB. Menggunakan jaket biru dan topi hijau, dia tampak menenteng sebuah koper saat keluar dari mobil penyidik. Iskandar memilih langsung masuk ke Gedung Merah Putih KPK, ketimbang menjawab pertanyaan para wartawan.
Sebelumnya, Iskandar bersama sang adik, Terbit Rencana Perangin Angin sempat kabur saat hendak ditangkap dalam OTT KPK.
Baca juga : Bupati Langkat Sempat Kabur Saat Hendak Di-OTT KPK
"Diduga sengaja menghindar dari kejaran tim KPK," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (20/1) dini hari.
Diungkapkannya, operasi senyap ini berawal dari laporan masyarakat tentang adanya pemberian sejumlah uang dari kontraktor Muara Perangin Angin untuk Terbit, pada Rabu (19/1).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya