Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Wapres Ingatkan Transmisi Lokal Omicron Meningkat Signifikan
Senin, 24 Januari 2022 19:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres), Maruf Amin mengingatkan penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron lewat penularan antar warga di suatu wilayah atau transmisi lokal meningkat signifikan.
"Mencermati perkembangan pada minggu terakhir ini, terjadi peningkatan kasus konfirmasi positif COVID-19 yang cukup signifikan dengan peningkatan kasus transmisi lokal," kata Wapres dalam keterangan dari Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wapres (Setwapres) di Jakarta, Senin (24/1).
Baca juga : WHO Nggak Muji Kita Lagi
Wapres meminta seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terkait transmisi lokal Omicron meskipun gejala yang disebabkan oleh virus tersebut relatif ringan.
Eks Ketua MUI ini juga meminta peningkatan pengetesan, pelacakan, dan perawatan terhadap masyarakat guna menekan angka penularan Covid-19
Baca juga : Mantap, Indeks Literasi Budaya Digital Indonesia Meningkat
"Lakukan peningkatan jumlah tes, tracing, mengingat mereka yang terpapar varian ini kebanyakan orang tanpa gejala dan juga orang dengan komorbid, sakit ringan. Ini berpotensi besar untuk memicu penularan berkelanjutan di masyarakat," jelasnya.
Selain itu, Wapres mengimbau seluruh pihak mendukung percepatan vaksinasi Covid-19, termasuk pemberian vaksin penguat (booster) kepada masyarakat.
Baca juga : Disiplin Prokes Kendor, Kasus Omicron Merangkak Naik
Koordinator PPKM Jawa dan Bali sekaligus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, jumlah kasus konfirmasi dan aktif secara harian saat ini masih lebih dari 90 persen atau lebih rendah daripada puncak kasus penularan varian Delta.
"Namun, sekali lagi, kita tidak perlu jemawa terhadap ini. Kita tetap harus disiplin. Kata kunci kita adalah disiplin," kata Luhut. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya