Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pantau UMKM Di Desa Mangkang Kulon Semarang, Airlangga Dengerin Curhat Emak-emak
Minggu, 30 Januari 2022 16:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah terus menggenjot bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku telah menyiapkan berbagai paket bantuan bagi UMKM di tahun ini.
"Pemerintah telah menyiapkan beberapa program agar usaha-usaha Ibu dapat terbantu di masa pandemi. Selain itu, dengan minyak goreng seharga Rp14.000 ke bawah, dapat membantu para pelaku UMKM," kata Airlangga saat mengunjungi kegiatan UMKM di Desa Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (30/1/2022).
Ketua Umum Partai Golkar ini ikut melakukan dialog langsung dan berdiskusi dengan para pelaku UMKM yang didominasi oleh emak-emak.
Dalam kunjungan tersebut, sedikitnya terdapat 20 UMKM yang turut berpartisipasi, antara lain Melati nata De Coco, Pecel Bu Gendul, Mooicraf, Mecca Jewellery, Warung Bu Kayah, serta berbagai usaha mikro lainnya.
Baca juga : Operasi Pasar Di Salatiga, Airlangga Hartarto Disambut Histeris Emak-emak
Airlangga menuturkan, untuk membantu UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dukungan UMKM.
Pada tahun 2021, kata Airlangga, ada beberapa stimulus pada program PEN dukungan UMKM dengan alokasi anggaran sebesar Rp 96,21 triliun yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM.
Antara lain, Subsidi Bunga (KUR dan Non KUR), Penempatan Dana Pemerintah pada Bank Umum Mitra untuk mendukung perluasan kredit modal kerja dan restrukturisasi kredit UMKM, Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung, dan insentif PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah (DTP).
Kemudian, terdapat juga dukungan tambahan berupa pembebasan rekening minimum, biaya beban dan abonemen listrik yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM.
Baca juga : Pesona Kampung Bawang Merah Argalingga Di Majalengka
Tercatat sampai dengan 31 Desember 2021, total realisasi PEN Dukungan UMKM untuk tahun 2021 sebesar Rp 83,19 triliun dengan jumlah debitur/UMKM sebanyak 34,59 juta.
Khusus Jawa Tengah, total UMKM yang telah memanfaatkan BPUM mencapai 1.600.165 penerima, yang di antaranya telah disalurkan di Kota Semarang sebanyak 73.913 penerima dan Kabupaten Semarang sebanyak 30.390 penerima.
Ditambah lagi, pada tahun 2022 Pemerintah juga kembali meningkatkan plafon KUR menjadi Rp 373,17 triliun dan memperpanjang tambahan subsidi bunga KUR 3 persen sehingga suku bunga KUR 3 persen berlanjut hingga akhir Juni 2022.
“Dengan hadirnya program-program Pemerintah yang ditujukan untuk pemulihan dan penguatan UMKM diharapkan stabilitas ekonomi di daerah, khususnya di Kota Semarang ini, dapat tercapai,” jelasnya.
Baca juga : Suap Bupati Langkat Baru Sebagian Kecil, Masih Banyak Penerimaan Lainnya
Salah satu pelaku usaha Sutia yang memiliki usaha produksi nata de coco rumahan tanpa bahan pengawet dengan label Melati Nata de Coco mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan Pemerintah.
Ia mengaku usaha yang dirintis berkat dorongan suaminya tersebut, dimulai pada saat dirinya terkena pemutusan hubungan kerja.
Untuk diketahui, UMKM sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19, memegang peranan penting terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Kontribusinya UMKM mencapai 61 persen dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 97 persen dari total penyerapan tenaga kerja nasional. Untuk itu, bantuan yang diberikan mampu kembali membangkitkan UMKM. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya