Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Komplek Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Sumatra Barat, hampir mencapai usia satu abad. Sejak berdirinya Hollandsch Inlandsche School (HIS) Med Quran pada Juli 1927, menandai awal kiprah amal usaha Muhammadiyah Cabang Padang Panjang.
Sejak di rintisan awal amal usaha itu, perlahan amal usaha yang lain didirikan di bawah kepemimpinan Saalah Jusuf Sutan Mangkuto. Keberadaan dari Kulliyatul Muballighien –sebagai pencetak calon pimpinan dan penggerak tabligh Muhammmadiyah di seluruh Indonesia telah dimulai sejak dirintisnya Tabligh School pada awal 1929.
Baca juga : Tim Garuda Muda Sudah Tak Sabar
Masa itu, utusan dari penjuru Sumatra Westkust (kini: Sumatra Barat), mendatangi AR Sutan Mansur, untuk segera mendirikan sekolah lanjutan dari Muallimin Muhammadiyah.
Sekolah itu resmi berdiri pada 1929, dan dipimpin langsung oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau yang akrab disapa Buya HAMKA. Tujuh tahun kemudian (1936), berdasar Conferentie Muhammmadiyah Konsul Minangkabau 1935, Tabligh School “berganti baju” menjadi Kulliyatul Muballighien. Kurikulum yang disusun lebih kompleks, dan sudah menerapkan sistem klasikal.
Baca juga : Mensos Paparkan Prosedur Pengajuan Sabam Sirait Jadi Pahlawan Nasional
Untuk memperingati usianya tersebut, pimpinan Pondok Pesantren Modern (Pontren) Kauman Padang Panjang, menggelar bedah naskah buku terbatas yang ditulis oleh pemerhati sejarah dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yayasan Abdi Pendidikan Payakumbuh, Fikrul Hanif Sufyan.
Naskah berjudul “Kulliyatul Muballighien, dari Kauman Padang Panjang untuk Indonesia” itu dibedah pada Jumat (11/02/2022), di ruang Mudir Pontren Kauman Dr Derliana, MA.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya