Dewan Pers

Dark/Light Mode

RS Muhammadiyah Harus Siap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Senin, 14 Februari 2022 22:53 WIB
Menko PKM/Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy (tengah) saat berkunjung ke RS UMM, Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/2). (Foto: Dok. Muhammadiyah)
Menko PKM/Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy (tengah) saat berkunjung ke RS UMM, Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/2). (Foto: Dok. Muhammadiyah)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhadjir Effendy mengunjungi Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (14/2). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) ini mengimbau para tenaga kesehatan di RS UMM untuk bersiap menghadapi gelombang pandemi selanjutnya. Apalagi melihat angka penderita Covid-19 yang kembali meningkat akibat varian Omicron.

Muhadjir mengatakan, RS UMM bisa belajar banyak kepada rumah sakit khusus infeksi yakni RS Sulianti Saroso, Jakarta. Menurut mantan Rektor UMM ini, rumah sakit tersebut memiliki tenaga medis dan alat-alat yang mumpuni dan advance. Harapannya, RS UMM bisa terus mengembangkan diri dan bisa menyamai atau bahkan melebihi RS Sulianti Saroso.

Berita Terkait : Peneliti : Sektor Pertanian Indonesia Harus Waspadai Ancaman Perubahan Iklim

Selain itu, Muhadjir juga mendorong RS UMM untuk melebarkan sayap melakukan vaksinasi kepada masyarakat, khususnya warga Malang. Apalagi melihat persentase vaksinasi warga lanjut usia (lansia) yang belum maksimal. Dengan meningkatkan persentase tersebut, Muhadjir yakin angka penularan Covid-19 bisa ditekan dan melandai kembali.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMM itu juga terus mendorong tenaga medis untuk senantiasa meng-upgrade diri. Baik melalui kunjungan ke RS yang lebih maju di luar negeri atau juga pelatihan-pelatihan yang melengkapi skill dan kemampuan para dokter, perawat serta tenaga medis lainnya.

Berita Terkait : Hari Ini, Ada 5.620 Kasus Aktif Baru Covid-19 Di Jakarta

“Saudara-saudara harus memiliki integritas yang tinggi serta selalu bersikap jujur. Senantiasa ikhlas melayani pasien sehingga apa yang dilakukan dan diterima mendapat berkah luar biasa dari Yang Maha Kuasa,” ujarnya, seperti dikutip muhammadiyah.or.id. [USU]