Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Kenaikan harga sembako yang dimulai sejak sebelum Lebaran lalu, belum menunjukkan tanda-tanda akan jinak. Menteri Perdagangan yang baru, Zulkifli Hasan, punya pekerjaan berat untuk menyelesaikan persoalan ini. Sayangnya, pria yang akrab disapa Zulhas ini, nggak punya jurus baru. Ketua Umum PAN ini hanya mengandalkan jurus lama yang pernah dilakukan menteri-menteri sebelumnya, seperti sidak dan blusukan ke pasar.
Kemarin, atau hari kedua setelah dilantik menjadi Mendag, Zulhas kembali blusukan ke pasar tradisional. Kali ini, yang dikunjunginya adalah Pasar Koja Baru, Jakarta Utara. Dalam kunjungan itu, Zulhas tampil dengan kemeja lengan panjang warna biru muda yang dilipat sesiku.
Baca juga : Habiskan Energi, Perseteruan Sesama Tokoh Batak Harus Segera Diakhiri
Tiba di lokasi, Zulhas langsung masuk ke pasar. Lalu mampir ke kios yang menjual sayur-mayur, minyak goreng, telur, tahu tempe, dan daging. Sambil berkeliling, ia menyapa para pedagang. "Apa kabar? Bagaimana dagangannya," tanya Zulhas ke pedagang telur ayam. Momen ini dimanfaatkan para pedagang untuk curhat soal harga berbagai bahan pokok yang belum turun.
Usai tanya-tanya, Zulhas merogoh kantong celananya dan memberikan sejumlah uang kepada sejumlah pedagang. "Untuk tambahan modal," katanya, ke pedagang telur ayam.
Selesai berkeliling, Zulhas menghela napas panjang. Kata dia, hampir semua bahan pangan mengalami kenaikan. Paling tertinggi komoditas cabe-cabean. "Semua jenis cabe naik," ungkapnya.
Cabe rawit merah misalnya, dibanderol Rp 110 ribu-Rp 130 ribu per kilogram. Harganya sudah hampir mendekati harga daging sapi yang dibanderol Rp 145 ribu per kilogram. Begitu juga telur ayam yang harganya sudah melonjak menjadi Rp 30 ribu per kilogram.
Baca juga : Jokowi Bocorkan Alasan Pilih Zulhas Sebagai Mendag
Apa yang dijumpai Zulhas, sama dengan yang tercatat di Informasi Pangan Jakarta. Dari situs untuk memantau harga bahan pangan itu, diketahui beberapa harga komoditas pangan seperti cabe rawit merah, bawang putih, minyak goreng, hingga daging sapi, masih terpantau mahal.
Selesai blusukan, Zulhas mengunggah foto-foto kegiatannya di akun Instagram miliknya. Zulhas mengaku mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk mengurusi ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan dan bahan pokok, termasuk minyak goreng alias migor. Menurut dia, menyelesaikan masalah migor ini tidak mudah. Karena itu, ia blusukan ke pasar untuk menyerap dan memetakan persoalan yang ada.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya