Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kaget Harga Cabe Di Atas Cepek
Mentan Ketularan Virus Mendag Baru
Senin, 20 Juni 2022 06:40 WIB
Sebelumnya
"Saya syok. Pembeli ngeluh, yang dagang juga ngeluh," akunya, usai kunjungan.
Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan menilai, sikap kaget yang ditunjukkan Mentan terlalu klasik. Kata dia, harusnya Mentan dan Mendag berkoordinasi soal stok dan harga. Bukan malah saling tularkan virus kaget.
"Telat kagetnya. Naiknya dari kemarin-kemarin, kok baru kaget sekarang," sindir Daniel.
Baca juga : Menjemput Kelas Menengah Santri
Selaku mitra kerja dua kementerian ini, Daniel terus mendorong Mentan dan Mendag meningkatkan sinergitas. Khususnya untuk mengantisipasi kelangkaan dan meroketnya harga pangan ke depan.
"Kedua kementerian ini tulang punggung dalam menjaga stok dan stabilitas harga. Perlu bekerja sama yang erat dan segera merumuskan kebijakan dan program darurat bila kelangkaan dan harga pangan meroket," pesan politisi PKB ini.
Di dunia maya, sikap Mentan yang ketularan virus kaget Mendag ini juga jadi bahan sindiran para waraget. "Apakah semua menteri diangkat dan digaji oleh negara, tugasnya hanya untuk heran dan kaget?" sindir @Theoy12.
Baca juga : Wagub Ariza Janji Tingkatkan Kesejahteraan Bidan
Akun @Cak_Hariy menyindir lebih keras. Dia bahkan membawa-bawa soal kapasitas dan kemampuan seorang menteri dalam mengatasi sebuah masalah.
"Jadi menteri nggak perlu pinter, yang penting nurut. Kemarin Mendag baru kaget, sekarang Mentan heran. Besok-besok mungkin ada lagi menteri ngomong bingung," tulisnya.
Sementara, akun @Jasman_SKB menyindir dengan membuat dialog rekaan antara Mendag dan Mentan. "Mendag: Kenapa harga semua harga bahan pokok mahal? Mentan: Karena pupuk yang dibeli petani dan BBM pendistribusian juga mahal. Mendag dan Mentan: Kita katakan saja 'kaget aku' hahahaha," sindir @Jasman_SKB. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya