Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kalau Dijagokan Lagi, Bisa Menang

Mayoritas Warga Jatim Puas Dengan Kinerja Khofifah-Emil Dardak

Kamis, 23 Juni 2022 09:08 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) bersama wakilnya, Emil Elestianto Dardak. (Foto: Instagram)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) bersama wakilnya, Emil Elestianto Dardak. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mayoritas publik Jawa Timur puas dengan kinerja pemerintahan Gubernur Khofifah Indar Parawansa – Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Temuan ini diungkap riset Poltracking Indonesia yang dirilis pada Rabu (22/6). 

Jumlah warga yang puas, mencapai 56,4 persen. Yang tidak puas, hanya 16 persen. 

Pada kinerja personal, sebanyak 59,2 persen publik puas terhadap kinerja Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur. Sedangkan yang puas terhadap kinerja Emil Elestianto Dardak sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, angkanya mencapai 60,3 persen.

Elektabilitas

Berita Terkait : Kepala Perpusnas Dorong Masyarakat Sulteng Kelola Potensi Daerah

Kepuasan terhadap kinerja Khofifah-Emil Dardak, diyakini mampu mengantar keduanya terpilih kembali di Pemilu 2024.  

Hal ini terlihat dari tingginya elektabilitas pasangan tersebut, dalam survei Poltracking Indonesia. 

Dalam simulasi 15 nama calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memperoleh elektabilitas sebesar 39,8 persen. Jauh mengungguli Tri Rismaharini, yang hanya mengantongi angka 19,5 persen.

Khofifah dan Risma adalah dua kandidat calon gubernur yang memiliki angka elektabilitas di atas 10 persen. Yang lain, elektabilitasnya di bawah 10 persen.

Berita Terkait : Hadapi Dinamika Bisnis, PEP Optimalkan Kinerja Perusahaan

Sementara itu, dalam simulasi 15 nama calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak memperoleh elektabilitas tertinggi dengan angka 28,0 persen dan Ery Cahyadi 13,2 persen.

Kandidat lain, tidak ada yang memiliki elektabilitas di atas 10 persen. 

Survei Poltracking Indonesia yang melibatkan 1.000 responden di Jawa Timur, digelar pada 16-22 Mei 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling.

Sampel survei ini menjangkau 38 kabupaten/kota di seluruh Provinsi Jawa Timur secara proporsional, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir. Dengan margin of error (MoE) +/- 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Berita Terkait : Kasus Covid Di AS Naik Lagi, Subvarian Baru Omicron Diduga Jadi Biang Kerok

Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih, melalui wawancara tatap muka.

Data setiap responden diverifikasi dengan ketat, melalui perangkat teknologi komunikasi terbaru, untuk menjamin kualitas dan kredibilitas hasil survei. ■