Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Mentan Bantu DKI Cari Hewan Kurban, NasDem-Anies Makin Lengket
Selasa, 5 Juli 2022 09:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo akan mem-backup pasokan daging kurban ke Jakarta. Banyak yang mengaitkan sikap Mentan itu terkait keputusan partainya; NasDem yang mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jadi salah satu capresnya.
Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin menduga, seluruh komponen NasDem dikerahkan untuk mendukung program yang dijalankan Anies Baswedan di DKI Jakarta.
Baca juga : Nih, Tips Pilih Hewan Kurban Bebas PMK
"Bagus-bagus saja dalam politik. Ini positif selama program untuk kepentingan rakyat antara NasDem, Kementan dengan Anies," kata Ujang saat dikonfirmasi RM.id, Selasa (5/7).
Untuk diketahui, dalam Rakenas yang digelar NasDem beberapa waktu lalu, mengumumkan tiga kandidat yang bakal diusung sebagai calon presiden 2024. Yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo; dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Baca juga : Pilihlah Hewan Kurban Yang Benar-benar Sehat
"Apa yang dilakukan Mentan itu bisa jadi amanah partai untuk kasih ruang Anies agar ikut kompetisi," tambahnya.
Kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu, Anies patut bersyukur karena didukung penuh oleh partai besutan Surya Paloh itu. “Anies-NasDem makin lengket,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya