Dark/Light Mode

Direktur Utama BRI Sunarso Mendapatkan Penghargaan Internasional The Best `SME Banker of The Year`

Jumat, 8 Juli 2022 06:50 WIB
Dua penghargaan yang diterima BRI diberikan oleh The Asset Triple A di Singapore (6/7), disamping menobatkan Sunarso sebagai The Best `SME Banker of The Year` BRI juga mendapatkan penghargaan `The Best Treasury & Working Capital – SME`.
Dua penghargaan yang diterima BRI diberikan oleh The Asset Triple A di Singapore (6/7), disamping menobatkan Sunarso sebagai The Best `SME Banker of The Year` BRI juga mendapatkan penghargaan `The Best Treasury & Working Capital – SME`.

 Sebelumnya 
Sejak awal pandemi terjadi, BRI telah mengambil langkah strategis untuk tetap mempertahankan sustainability kinerja dan berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam kaitannya dengan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Strategi lain yakni BRI melakukan penyelamatan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki peranan krusial terhadap perekonomian Indonesia. Tercatat UMKM memberikan kontribusi sebesar 60,3% dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Selain itu, UMKM menyerap 97% tenaga kerja dan menyediakan 99% lapangan kerja di Indonesia. Namun, adanya pandemi COVID-19 memberikan tekanan berat bagi pelaku UMKM, karena mereka tidak bisa melakukan aktivitas ekonomi sebagaimana biasanya.

Baca juga : Pelaku Usaha Ini Sukses Berdayakan Peternak Lebah Lokal Bersama Shopee

Oleh karenanya selama pandemi, BRI menyelamatkan UMKM dengan strategi business follows stimulus. “Agar stimulus berjalan efektif, BRI menyiapkan empat syarat. Pertama, harus ada dananya, yaitu memastikan anggarannya tersedia. Kedua, data pihak yang mendapatkan stimulus tersedia. Ketiga, kami akan menyiapkan sistem yang kredibel dan reliable agar stimulus tersebut tepat sasaran. Dan keempat, adalah komunikasi secara terus menerus kepada masyarakat.

Baca juga : 3 Produk Reksa Dana Insight Sabet Penghargaan Internasional Refinitiv Awards 2022

Strategi business follows stimulus tersebut terbukti berhasil menyelamatkan UMKM dimasa pandemi. Hal tersebut ditunjukkan dari angka restrukturisasi kredit terdampak COVID-19 di BRI sebesar Rp 133,74 triliun atau telah turun sebesar Rp 115,59 triliun dibandingkan dengan total akumulasi restrukturisasi COVID-19 di BRI yang sebesar Rp 249,33 triliun. BRI optimistis angka restruk COVID-19 akan terus menurun seiring dengan pulihnya aktivitas sosial dan ekonomi.

Baca juga : BP Jamsostek Cilandak Ingatkan Pentingnya Kepesertaan Untuk Perlindungan Pekerja

Melalui kepemimpinannya di BRI sejak 2019, Sunarso pun kembali menetapkan BRI untuk kembali ke khittahnya sebagai bank UMKM. Hal itu pun membuat BRI mampu bertahan dari guncangan krisis akibat pandemi. “Kedepan, BRI akan terus fokus di UMKM, bahkan akan tumbuh ke bawah dengan go smaller ke segmen mikro, bahkan ultra mikro. Strategi fokus di segmen UMKM dan UMi sebagai sumber pertumbuhan baru adalah untuk merealisasikan aspirasi BRI menjadi “The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion” pada tahun 2025. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.