Dark/Light Mode

Bakal Ada Pertemuan Lanjutan

NasDem-Demokrat-PKS Menyamakan Frekuensi

Selasa, 12 Juli 2022 07:30 WIB
Ketua Dewan Kehormatan Demokrat, Hinca Panjaitan. (Foto: Istimewa).
Ketua Dewan Kehormatan Demokrat, Hinca Panjaitan. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Kendati demikian, dia menyebut pihaknya juga tetap menjajaki komunikasi dengan semua partai. Mengingat situasi politik menjelang Pemilu 2024 masih sangat dinamis. “Kalau komunikasi jalan terus, dengan semua partai kita lakukan, rapi sekali lagi masih sekadar komunikasi, belum sampai pada titik untuk deklarasi,” ucapnya.

Pernyataan Salim Segaf ini sebelumnya juga diungkap oleh NasDem. Menurut Ketua DPP NasDem, Willy Aditya, pembentukan tim kecil ini untuk pendalaman nama capres dan cawapres yang bakal diusung.

Baca juga : Demokrat Main Lepas

“Kita akan ada pertemuan lagi dalam waktu dekat, tapi tidak sebesar kalau kemarin itu kan rombongan besar-besaran, mungkin lebih tim kecil untuk mendalami itu,” beber Willy.

Bagaimana peluang ketiga partai ini berkoalisi? Pengamat Politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes memprediksi, NasDem bersama Demokrat dan PKS bakal membentuk koalisi. Sehingga, pilihan koalisi antar-partai pun semakin terbatas, lantaran sudah munculnya beberapa koalisi.

Baca juga : PMK Makin Mengganas Nih

Hal senada juga disampaikan pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo. “Saya pikir, potensi itu ada (koalisi Demokrat-NasDem-Demokrat). Terlebih lagi formasi dari ketiga partai ini menyerupai KIB yang partainya berdasarkan nasionalis-religius,” tukas Wasis.

Ketua DPP Golkar, Dave Laksono menanggapi terkait rencana NasDem-Demokrat-PKS yang akan membentuk koalisi. “Itu adalah kebijakan politik masing-masing partai. Kami tetap fokus terus menjalankan kerja-kerja politik KIB,” tukas Dave. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.