Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gelar Pelatihan Membatik

Sandiaga Dukung Upaya Pelestarian Batik Cap Pontianak

Senin, 1 Agustus 2022 08:54 WIB
Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Kampong Melayu BML, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (31/7). (Foto: Istimewa)
Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Kampong Melayu BML, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (31/7). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Kampong Melayu BML, Pontianak, Kalimantan Barat.

Pada kunjungannya Sandiaga bertemu dengan Dina Anggraini (40) selaku pengrajin batik dan pelatih tari. Pada kesempatan tersebut Dina menunjukan cara membatik kepada Sandiaga sekaligus mengenalkan anak-anak yang sedang berlatih tari di Rumah Seni Budaya, Kampong Melayu.

Dina juga menuturkan, bahwa ia mengalami banyak keterbatasan untuk mengembangkan produk batik tulis khas Pontianak itu. Salah satunya ialah soal sebagian pengerajin yang masih baru memulai profesi membatik. Mendengar hal tersebut Sandiaga pun memberikan solusi berupa pelatihan membatik cap atau tempel untuk kelompok dan pelaku ekonomi kreatif di Kampong Melayu. 

Berita Terkait : KSP: Penempatan Kembali PMI Di Malaysia Perlu Pengawasan Ketat

"Kita nggak pake lama langsung memberikan solusi kepada Bu Dina, kelompok masyarakat, dan pelaku ekonomi kreatif di Kampong Melayu ini dengan diadakan pelatihan batik cap", kata Sandiaga, Minggu (31/7). 

Selain itu, kendala juga ada pada latihan menari. Tidak adanya cermin besar membuat para penari kesulitan saat berlatih. Dengan begitu Sandiaga memberikan bantuan cermin besar untuk Rumah Seni Budaya, Kampong Melayu. 

"Karena ingin belajar menari jadi pengen kaca besar, saya akan memberikan cermin besar. Tapi ini keliatannya perlu diukur dulu ya, kita ukur dulu nggak pake lama, nggak pake ribet nanti cermin besar dihadirkan disini," kata Sandiaga. 

Berita Terkait : Ratusan Ulama, Umara dan Kyai Banten Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024

Dina Anggraini, selaku Ketua sekaligus pelatih di Rumah Seni Budaya sangat senang dengan kehadiran Sandiaga. Dengan diadakannya pelatihan batik cap maka membatik dapat lebih cepat sehingga harga batik yang dipasarkan relatif lebih murah dibandingkan dengan batik tulis.

"Bahagia sekali Bapak hadir di sini memberikan perhatian kepada kami,  harapan kami rumah ini bisa lebih dikenal masyarakat. Saya juga berterimakasih nanti diadakan pelatihan batik cap disini, sama cermin besar buat nari anak - anak jadi bisa lebih mudah untuk berlatih," kata Dina. 

Sandiaga berharap, dengan adanya pelatihan batik cap nantinya akan ada peningkatan penjualan, penghasilan, dan ekonomi masyarakat bisa lebih terangkat sehingga semakin banyak wisatawan yang datang kesini dan batik Pontianak ini terkenal di nusantara. ■