Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sebut Penghuni Surga Kebanyakan Orang Indonesia

Ucapan Wapres Aminkan Aja...

Rabu, 3 Agustus 2022 07:05 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin saat memberikan tausiyah acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin malam (1/8). (Foto: Instagram @kyai_marufamin
).
Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin saat memberikan tausiyah acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin malam (1/8). (Foto: Instagram @kyai_marufamin ).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pernyataan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin soal penghuni surga kebanyakan orang Indonesia, bikin riuh dunia maya. Kita aminkan saja ya...

Ma’ruf Amin mengacu pada hadis Nabi Muhammad SAW, sebelum menye­but penghuni surga kebanyakan orang Indonesia.

Bunyinya, man qola la illaha illallah dakhola jannah. Artinya, barang siapa mengucapkan la ilaha illallah, maka dia pasti akan masuk surga.

“Indonesia jadi bangsa yang memeluk Islam terbanyak di dunia. Kalau kita mengacu pada hadis Nabi, siapa yang berkata la ilaha illallah dakholal jan­nah masuk surga. Berarti penduduk surga itu kebanyakan bangsa Indonesia,” kata Ma’ruf saat memberikan tausiyah acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin malam (1/8).

Meski demikian, Ma’ruf mengatakan, proses masuk surga tidak mudah. Ada yang tidak langsung atau melalui proses penyiksaan di neraka terlebih dulu, untuk bisa masuk ke dalam surga.

“Ada yang pakai proses pemanggan­gan. Mudah-mudahan saja yang menga­lami proses pemanggangan sedikit ya. Jangan banyak-banyak,” ujar Ma’ruf.

Menurutnya, membaca istighfar harus terus dilakukan agar umat yang ber­maksiat bisa luluh hatinya dan akhirnya kembali ke hadirat Allah SWT.

Berita Terkait : Bintang Golf Dunia Bakal Ramaikan Indonesia Open 2022

“Mudah-mudahan ini bagian dari ke­hidupan kita sebagai bangsa Indonesia,” katanya.

Ma’ruf juga mengungkapkan, nikmat kemerdekaan yang Allah SWT berikan selama 77 tahun terakhir ini harus disyu­kuri. Caranya, terus menjaga keutuhan bangsa.

Ma’ruf juga mengajak agar bangsa Indonesia bersyukur karena telah diberi­kan banyak Sumber Daya Alam (SDA).

Kendati demikian, butuh usaha yang sungguh-sungguh untuk mengolah SDA yang berlimpah di Indonesia.

“Karena itu, yang kita butuhkan adalah hamzah washal, apa itu? Hamzah washal adalah yang menghubungkan antara satu kalimat dengan kalimat lain, sehingga menjadi untaian kata yang indah,” tutur Ma’ruf.

Atas tausiyah tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan rasa terima kasih.

“Saya rasa sudah banyak disampaikan oleh Pak Wapres mengenai nikmatnya kemerdekaan. Ini enaknya kalau wakil presidennya itu Pak Kiai. Makasih Pak Kiai, tausiyahnya jelas, jadi saya tidak usah mengulang lagi,” ucap Jokowi.

 

Berita Terkait : Lawan Persis, Yusuf Siap Kerja Keras Menangkan Persija

Jokowi pun mengajak masyarakat berdoa. Agar, Indonesia selalu dilimpahi pangan dan energi agar tidak mengalami krisis ekonomi seperti negara lain.

“Marilah kita berdoa bersama, berzikir bersama memohon kepada Allah SWT agar negara kita selalu dilimpahi pangan dan energi, dan kita tidak kekurangan akan hal itu,” ajak Jokowi.

Akun @xyadadmn meyakini apa yang disampaikan Wapres merupakan pengharapan baik dan bisa menjadi doa agar bangsa Indonesia selamat di akhirat. “Tinggal mengamini saja repot,” ujarnya. “Aamiin,” timpal @yudhahutomosej2.

“Diamini ini mah, amin,” ujar @sidom­ie. “Alhamdulillah, aminkan dulu deh ya,” kata @Stevaniehuangg. “Amin. Semoga karena ketaqwaan dan ketaatan kepada Allah SWT,” sambung @m_amamy.

Akun @ku2pu mengatakan, ucapan Wapres bisa dijadikan doa yang baik un­tuk bangsa Indonesia. Namun diingatkan, syarat untuk masuk surga tidak semudah mengucap kalimat syahadat seperti yang disampaikan wapres. “Ini yang tidak di­jelaskan oleh Wapres,” ungkapnya.

Akun @AdipatiPundung menjelaskan, apa yang disampaikan Wapres berkaitan tentang terminologi Islam. Yakni, per­adaban dari keturunan Rasulullah banyak hidup di negeri ini.

“Kok jadi bahan tertawaan. Jangan ikutan mencibir, cukup aminkan saja,” tuturnya.

Berita Terkait : Komit Sejahterakan Karyawan, Kerry Indonesia Sabet HR Asia Awards 2022

Menurut @dakopancev, sebetul­nya tidak salah yang disampaikan Wapres. Soalnya, jika menggunakan data jumlah penduduk beragama Islam per negara, Indonesia adalah negara dengan pen­duduk beragama Islam terbanyak di dunia.

“Harus liat secara lengkap ceramah Wapres di akun YouTube Sekretariat Presiden. Konteksnya kan Zikir dan Doa bersama Ulama dan para Santri, dan Indonesia mayoritas muslim, jadi wajar kalau wapres komen begini,” kata @ KepaArgawinata.

“Betul, kalau umat muslim bersyaha­dat, dia sudah mendapatkan sertifikat surga. Tapi masuk surganya ada yang langsung ada yang tidak, karena surga tempat yang suci, jadi kalau masih kotor disuruh mandi dulu di neraka,” tutur @ sakti_sakt1.

Akun @aryanzpandu menilai Wapres kurang etis berbicara seperti itu. Pernyataan Wapres Ma’ruf Amin cukup nyeleneh kalau dilihat Indonesia dengan kebhinekaannya.

“Ada apa lagi ini. Jujur saya ucap­kan syukur tapi Islam kan bukan han­ya Indonesia,” kata @marozybiotass. “Hanya Allah yang tahu, kita mah tetap beribadah dan berbuat baik saja,” ujar @ MencariKebena18.

Akun @YRadianto mengingatkan Wapres Ma’ruf Amin agar lebih berhati-hati berbicara. Khususnya terkait keya­kinan. [ASI]