Dewan Pers

Dark/Light Mode

Lomba Agustusan Belum 100 Persen Aman Covid

Selasa, 16 Agustus 2022 07:40 WIB
Ilustrasi lomba makan kerupuk saat 17 Agustus. (Foto: MNC Media)
Ilustrasi lomba makan kerupuk saat 17 Agustus. (Foto: MNC Media)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia bakal merayakan HUT Ke-77 Kemerdekaan. Tahun ini, berbeda dengan dua tahun sebelumnya. Sebab, kasus Covid-19 relatif terkendali. Ajang perlombaan pun sudah disiapkan masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air.

Tapi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kembali mengingatkan, pandemi Covid-19 belum berakhir. Sehingga, kewaspadaan masih diperlukan.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi menjelaskan, kondisi pandemi saat ini memang jauh lebih baik dibandingkan tahun 2020 dan 2021.

Berita Terkait : 10 Orang Berebut 1 Kursi Dirjen Imigrasi

“Jadi, ketika nanti 17-an bayangkan, tahun 2020 kita tidak bisa merayakan dengan gegap gempita. Lalu 2021 kita mengalami lonjakan kasus Delta,” ucap Sonny dalam diskusi yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, kemarin.

Meski kasus mengalami kenaikan, saat ini, Bed Occupancy Rate (BOR) atau tempat rawat di fasilitas kesehatan hanya 6 persen.

Jauh dibandingkan saat varian Delta, yang sampai di atas 70 persen, dan Omicron sebesar 40 persen.

Berita Terkait : Laporan Pelaksanaan Haji, 50 Persen Jemaah Sudah Pulang ke Indonesia

Minimal, kata Sonny, masyarakat menggunakan masker sebagai pelindung. Sebab, dia menyadari, kecenderungan untuk saling berdekatan hampir tidak mungkin ditinggalkan dalam situasi seperti ini.

“Kami meminta, ketika menjaga jarak tidak bisa dihindari, maka gunakan masker yang benar-benar bisa memproteksi,” tuturnya.

Sonny meyakini, Agustusan kali ini tidak akan mendongkrak kasus Covid-19 secara signifikan.

Berita Terkait : Laba CIMB Niaga Melonjak Hingga 17,8 Persen Per Juni 2022

Selain kesadaran masyarakat yang sudah tinggi untuk memakai masker, juga tingkat keterisian rumah sakit yang tidak setinggi pertengahan tahun lalu.

“Tetapi, gegap gempita itu harus dicerminkan dengan sikap saling melindungi,” tegasnya.

Selain protokol kesehatan (prokes), masyarakat juga harus melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan imunitas. ■