Dewan Pers

Dark/Light Mode

Prabowo: Untuk Pertama Kalinya Taruna Indonesia Ikut Pendidikan Di 3 Akmil AS

Senin, 5 September 2022 18:01 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk pertama kalinya Indonesia berhasil mengirim taruna pendidikan kedinasan Akademi Militer (Akmil) untuk menjalani pendidikan dan pelatihan di tiga akmil bergengsi di Amerika Serikat (AS) sekaligus, yang didukung beasiswa penuh dari pemerintah AS.

Tiga akademi tersebut yaitu Akmil AS atau The US Military Academy (USMA) West Point, Akademi Angkatan Laut AS atau The US Naval Academy (USNA) Annapolis, dan Akademi Angkatan Udara AS atau The US Air Force Academy (USAFA) Colorado.

Berita Terkait : Pertama Kali, 3 Taruna Dapat Beasiswa Belajar Ke Akmil Unggulan Amerika

“Ini pertama kalinya ada taruna Indonesia yang mengikuti pendidikan di tiga Akademi Militer di AS sekaligus, dan dengan beasiswa penuh. Kalian membanggakan,” kata Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto, Senin (5/9).

Keberangkatan para taruna Indonesia ke tiga akmil bergengsi ini adalah hasil dari diplomasi pertahanan yang dilakukan Prabowo pada Oktober 2020 lalu, di mana ia meminta kepada US Secretary of Defense/Menhan AS saat itu Mark T Esper agar taruna Indonesia diberi kesempatan untuk menjalani pendidikan dan pelatihan di tiga akmil tersebut.

Berita Terkait : Prabowo Buka Pendidikan D3, S1, S2, dan S3 Unhan

Pada 2021, kandidat taruna dari Indonesia langsung diberi kesempatan mengikuti seleksi. Hasilnya, tiga taruna telah berhasil dikirim untuk menjalani pendidikan ke AS, yaitu Febriata Suryana dan Juandito Cahyo Nugroho dari Akademi Angkatan Laut (AAL) RI ke USNA, dan Tri Bawono Nugroho dari Akademi Angkatan Udara (AAU) RI ke USAFA.

Pada 2022, tepatnya Juli lalu, Indonesia berhasil mengirim tiga taruna ke tiga akmil sekaligus di AS untuk pertama kalinya, yaitu Roosevelt C Purba ke Westpoint, Hikmal Fikri Wildan ke USNA, dan Muhammad Rafi Maulana ke USAFA.

Berita Terkait : New Look Batam, Singapura-nya Indonesia Yang Makin Kinclong

Mereka akan belajar selama empat tahun di masing-masing akademi. Sejak awal bertugas sebagai Menhan, tepatnya pada November 2019, Prabowo diketahui telah menyatakan keinginan mengirim taruna Indonesia untuk pendidikan di akmil bergengsi dunia.

Upaya pun terus dilakukannya hingga pada 2021 menjadi pertama kalinya Indonesia berhasil mengirimkan taruna untuk pendidikan ke AS dan terus berlanjut hingga kini.
 Selanjutnya