Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Musyawarah Nasional (Munas) IV Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) menetapkan Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar sebagai Ketua Umum AKKOPSI periode 2022-2026. Salah satu program yang akan menjadi perhatian adalah terkait menstruasi.
Adapun, program tersebut merupakan desain unggulan yang telah dipraktekkan di Kabupaten Tangerang. Program Manajemen Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi (MKM) ini membantu sosialisasi pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sekaligus mengurangi perundungan di sekolah.
Baca juga : Sahala Siahaan Terpilih Jadi Ketua IKA Fakultas Hukum Trisakti
"Kita juga akan ada acara advokasi and horizontal learning (AHL) beberapa program unggulan yang kita ajak untuk daerah lain replikasi, seperti sanisek sanitren dari Kabupaten Tangerang, Manajemen Kesehatan Menstruasi, ada Sekolah Kurasaki," ungkap dia.
Kemudian, dirinya juga akan membawa program unggulan lain, yakni dari Kabupaten Lumajang dan Kota Magelang. "Ini akan kita bawa ke daerah yang membutuhkan dan melihat kemampuan mereka untuk mereplikasi agenda-agenda peningkatan sanitasi yang nanti bisa dilaksanakan," tambah Bupati Zaki.
Baca juga : Sahala Siahaan Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IKA FH Usakti
Ia pun menargetkan akan mengoptimalkan peran AKKOPSI terhadap seluruh anggota yang tergabung. Saat ini, anggota AKKOPSI berjumlah sekitar 400 daerah, namun yang aktif hanya sekitar 50 daerah.
"Mudah-mudahan kita bisa menjadi aliansi yang memang aktif mendukung para anggota dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat," serunya.
Baca juga : Fadli Rumakefing: Kami Tegak Lurus pada Ketum PB HMI
Selain itu, dirinya juga akan menindaklanjuti peran pemerintah provinsi yang minim dalam pengentasan sanitasi. Sebab, program sanitasi ini merupakan program unggulan yang memiliki peran penting dalam peningkatan sumber daya manusia.
"Harusnya program sanitasi ini menjadi salah satu program unggulan di provinsi masing-masing, karena selain turunan dan domino effect banyak, ini jadi program wajib dalam rangka menurunkan tingkat stunting di Indonesia yang dimulai dari sanitasi itu," tutup Bupati Zaki.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya